YOGYAKARTA, fornews.co–Relawan pendidikan Dewantara tanggap darurat Covid-19 turut mengatasi kesulitan anak-anak belajar di rumah.
Para relawan itu, ditempatkan di dua belas titik di Kelurahan Tahunan, Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta. Mereka mendampingi anak-anak belajar baca tulis hitung dan mengaji.
Relawan pendidikan itu diinisiasi atas kerja sama warga Kelurahan Tahunan dan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta.
Mengetahui adanya relawan pendidikan itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, sangat senang dan memberikan apresiasi besar.
“Masyarakat merespon membantu anak anak untuk mengikuti pelajaran sekolah di rumah,” ungkap Wakil Wali Kota Yogyakarta, Sabtu.
Setiap titik, kata Wakil Wali Kota Heroe Poerwadi, terisi oleh lima anak belajar agar tidak terjadi kerumunan dan menerapkan protokol kesehatan.

Pihaknya menilai metode belajar melalui pesan singkat justru membuat anak tidak enjoy.
Saat di rumah, meski tidak semuanya, guru hanya merubah media pembelajaran yang menggunakan media papan tulis diganti mnggunakan pesan singkat.
“Anak-anak butuh pengganti media belajar yang bisa dinikmati secara mandiri tidak harus didampingi oleh orangtua,” jelas Wakil Wali Kota Yogya.
Selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, berharap relawan pendidikan dapat memberikan solusi pendidikan bagi anak-anak saat sekolah di rumah.
Adanya relawan pendidikan itu, menurut Wakil Wali Kota Yogya, membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, namun juga menjadi tanggung jawab masyarakat. (adam)

















