BATURAJA, fornews.co – Tim wushu Kabupaten OKU memastikan gelar juara umum Turnamen Wushu 2018 yang diselenggarakan di GOR Baturaja, 8-11 Desember 2018.
Pada turnamen kali ini, tim wushu OKU meraih 14 medali emas, 14 perak, dan 18 perunggu. Selain itu, tim OKU juga mendapatkan tropi Gubernur Sumatra Selatan, tropi Bupati OKU dan uang pembinaan. Di peringkat kedua ada tim Muara Enim yang mengantongi 14 emas, 12 perak, dan 12 perunggu. Lalu di tempat ketiga ada tim Lampung Saburai yang meraih 14 emas, 8 perak, dan 1 perunggu. Sedangkan tim Palembang harus puas di posisi keempat usai memperoleh 8 emas, 5 perak, dan 8 perunggu.
Turnamen yang dibuka Bupati OKU Kuryana Azis ini diikuti tim-tim perwakilan Provinsi Lampung, Bengkulu, Bangka Belitung, Riau, serta Kalimantan Timur. Selain itu juga, turnamen diikuti oleh seluruh kabupaten kota yang ada di Sumatra Selatan, dengan jumlah total atlet 315 orang.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga OKU, H Topan Indra Fauzi mengatakan, atas nama Pemkab OKU mengucapkan terima kasih dengan seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam turnamen ini, khususnya untuk peserta dari luar provinsi seperti dari Kalimantan Timur.
“Kami selaku tuan rumah sangat bangga dengan para peserta yang dapat menjujung tinggi sportifitas selama pertandingan walaupun masih belum mendapatkan medali. Memang yang namanya pertandingan yang kita harapkan itu kemenangan. Karena itu untuk peserta yang belum mendapatkan medali jangan berkecil hati. Kekalahan sekarang ini anggaplah kemenangan yang tertunda. Mungkin di turnamen yang akan datang bisa menang dan mendapatkan medali seperti peserta yang menang saat ini,” ujarnya, Kamis (13/12).
Sementara bagi peserta yang telah mendapatkan medali, kata Topan, teruslah tingkatkan prestasi dan berlatih agar dapat mengikuti pertandingan yang lebih tinggi lagi di tingkat internasional, khususnya bagi atlet yang berasal dari Kabupaten OKU yang telah menjadi juara umum di event turnamen wushu tahun 2018 ini.
“Teruslah berlatih semoga kedepannya bisa mendapatkan medali yang lebih banyak lagi dan menjadi atlet nasional bahkan internasional. Selamat untuk para pemenang dan yang kalah tingkatkan terus latihannya yang penuh semangat,” pungkasnya.
Ketua Umum Pengprov Wushu Indonesia Sumsel, Ahmad Yani mengharapkan, kedepan wushu OKU yang telah menjadi juara umum jadi basis pembinaan di Sumsel.
“Nanti kejuaraan di Bali ada tiga orang dari Sumsel yang akan diikutkan salah satunya dari OKU, yakni Mustaqorin Azizil yang di turnamen ini mendapatkan medali emas,” jelasnya. (gus)

















