
JAKARTA-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan dukungannya atas program amnesti pajak yang digulirkan sejak Juli 2016.
Ketua Umum Kadin Rosan Perkasa Roeslani mengaku pihaknya telah mengimbau seluruh anggota Kadin untuk ikut berpartisipasi pada program amnwati pajak demi membangun Indonesia yang lebih baik.
“Kami imbau kepada semua pihak, bukan saja dunia usaha, tetapi juga masyarakat secara keseluruhan untuk berperan aktif menyukseskan tax amnesty ini. Sebab yang mendapatkan manfaatnya adalah masyarakat dan juga untuk pembangunan bangsa Indonesia di masa mendatang,” jelas Ketua Umum Kadin Rosan Perkasa Roeslani saat konferensi pers pasca mendaftar program Amnesti Pajak bersama jajaran Kadin di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selasa (27/09).
Dia menambahkan bahwa anggota Kadin berkomitmen penuh untuk menyukseskan program ini. Tidak hanya mendeklarasikan harta, anggota Kadin juga telah dan akan melakukan repatriasi aset.
“Kadin tidak hanya menyampaikan untuk declare, tapi yang lebih penting adalah untuk merepatriasi dana. Nah hal itu yang lebih penting,” ucapnya.
Dia pun mengakui tidak semua pengusaha dapat dengan serta merta melakukan repatriasi. Hal ini dikarenakan beragamnya jenis aset yang dimiliki para pengusaha, dimana sebagian besar berupa aset tetap (fixed asset).
Kendatipun belum semua anggota Kadin menyampaikan Surat Pernyataan Hartanya (SPH) pada Selasa (27/09) kemarin, namun pihaknya optimistis gerakan ini akan segera diikuti oleh anggota-anggota Kadin lain yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Hari ini saya dan teman-teman ada yang sudah setor, besok akan ada lagi yang setor, dan masih terus berjalan dan bergulir, dan ini tidak hanya yang di Jakarta saja, melainkan seluruh Kadin di Indonesia,” katanya.(fian)

















