KAYUAGUNG, fornews.co – Dua kakak beradik, Marlina (29) dan Senen (21), warga Desa Awal Terusan, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel) yang menderita lumpuh otak (Cerebral Palsy) belakangan kembali menjadi buah bibir. Hal ini setelah foto-foto terkait dua bersaudara yang hanya terbaring dengan kondisi yang memprihatinkan kembali beredar di sejumlah media sosial.
Dalam beberapa postingan di akun Facebook menyebutkan pesan-pesan menyentuh agar keluarga ini lebih diperhatikan. Terkait hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI ternyata telah menjamin kehidupan mereka sejak tahun 2008 lalu
Keduanya telah didaftarkan sebagai penerima Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sejak tahun 2008 silam. “Untuk layanan kesehatan keluarga tersebut sudah terdata sebagai penerima manfaat layanan kesehatan mulai dari program Jamkesmas sampai saat ini berubah menjadi JKN,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan OKI, Iwan Setiawan, Senin (04/05).
Dijelaskannya, dua kakak beradik tersebut didiagnosamemiliki kelainan fungsi tubuh yang menggangu otot dan kemampuan motoriknya atau yang disebut dengan Cerebral Palsy, dan bukan polio. “Bukan Polio namun kelainan fungsi motorik tubuh,” jelasnya.
Kondisi ini lanjut Iwan, membuat penderitanya mengalami keterbatasan dalam bergerak dan menjaga keseimbangan. Untuk itu pihaknya melalui Puskesmas setempat memberi pelayanan kesehatan berupa visitasi rutin setiap bulannya untuk memantau kondisi kesehatan mereka.
“Keduanya mendapat prioritas pelayanan, visitasi oleh pimpinan puskesmas dokter dan staf medis,” tuturnya.
Untuk jaminan sosial, keluarga Hamdi (ayah Marlina dan Senen) sendiri sudah terdata di Program Rehabilitasi Sosial (Resos). “Sebelumnya terdata pada program PKH karena penyandang disabilitas dialihkan pada program resos. Untuk teknis bantuan sama seperti program keluarga harapan (PKH)” Ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten OKI, H. Reswandi saat mendampingi Dandim 0402 OKI dan Baznaz OKI yang menyambangi keluarga penyandang disabilitas tersebut di Desa Terusan Laut, Senin, (04/05).
Menurut Reswandi sudah cukup banyak bantuan baik dari pemerintah, maupun anggota masyarakat yang diberikan kepada keluarga Hamdi. “Hari ini bersama Pemkab OKI Kodim 0402 OKI menyerahkan bantuan uang senilai 5 juta rupiah, paket sembako dan beras dari Pak Dandim,” jelasnya.
Keluarga Hamdi tambah dia juga sudah terdata sebagai penerima bantuan jaring pengaman sosial dampak Covid-19. Atas bantuan tersebut Hamdi, mengucapkan terimakasih kepada pemerintah dan uluran tangan donatur kepada keluarganya. “Terimakasih kami banyak dibantu oleh Pak Bupati, oleh pemerintah dan seluruh yang telah mengulurkan tangan untuk keluarga kami,” ujarnya singkat. (rif)

















