PALEMBANG, fornews.co – Tim voli pantai putri, Dhita Juliana/Putu Dini Jasita Utami menyumbang medali perunggu untuk Indonesia. Mereka mengalahkan wakil dari Kazakhstan, Tatyana Mashkova/Irina Tsimbalova, 2-0 (21-11, 21-10) pada perebutan perunggu di Venue Voli Pantai Jakabaring, Palembang, Senin (27/8).
Bermain dalam kondisi hujan, pasangan Indonesia mampu mendominasi jalannya permainan. Selain bloking yang baik, Juliana/Utami juga tidak banyak melakukan kesalahan sendiri. Justru, hujan angin dimanfaatkan oleh mereka untuk bermain cantik dalam mengecoh lawan.
Usai laga, Juliana mengatakan, hujan yang disertai angin tentunya sangat memengaruhi performa ke dua tim. Sehingga, mereka sendiri bermain sangat hati-hati dengan tidak banyak melakukan smes-smes keras demi mengamankan poin.
“Hari ini kami main betul-betul kerja sama tim, karena tadi hujan angin otomatis berpengaruh banget buat ke dua tim, soalnya anginnya sangat besar, ditambah hujan yang masuk mata kita. Jadi tadi kami betul-betul main fokus ke bola dan kami ingin menunjukkan yang terbaik untuk Indonesia,” ungkap Juliani dalam keterangan pers, Senin (27/8).
Sebenarnya, kata Juliani, mereka sempat kalah 0-2 dari Kazakhstan saat fase penyisihan pool. Namun berkat menjalankan instruksi dan strategi dari pelatih, sehingga mereka bisa membalikkan keadaan mengalahkan Kazakhstan dan sukses meraih perunggu.
“Di pool kita sudah ketemu dengan Kazakhstan, kita kalah 2-0, di situ kita belajar lagi untuk lebih membahas strategi kemampuan lawan, intinya strategi dari pelatih. Jadi 100 persen pelatih telah memberikan strategi dan kami mengikutinya,” tuturnya.
Sementara itu, Utami mengatakan, meraih medali perunggu di Asian Games adalah sebuah kebanggaan tersendiri, karena ajang ini adalah debut perdananya.
“Medali ini saya persembahkan untuk orang tua saya, kemudian untuk warga Lombok dan semoga gempa selesai (tidak kejadian lagi) dan juga untuk seluruh masyarakat Indonesia tentunya, karena telah memberikan dukungan kepada kami,” ungkapnya. (bas)

















