BATANG, fornews.co – Sriwijaya FC memenuhi target membawa pulang kemenangan dari lawatan di Stadion Moh. Sarengat markas Persibat Batang, Kamis (18/07) sore. Laskar Wong Kito menutup laga dengan skor tipis 0-1.
Unggul sejak awal babak I melalui gol Ryan Wiradinata di menit 9, Sriwijaya berada di atas angin saat memulai paruh kedua. Namun tuan rumah sangat bernafsu mengejar defisit gol. Apalagi teriakan dukungan dari sekitar 1.500 suporter yang hadir di stadion menambah motivasi Arif Budiyono dkk.
Namun Sriwijaya tampak menurunkan tensi pertandingan dengan bermain sedikit menahan dan lebih sabar saat menguasai bola. Hal itu membuat pemain tuan rumah bermain keras untuk merebut bola. Pertandingan sempat beberapa kali terhenti karena terjadi protes pemain kedua tim saat rekannya dikasari lawan.
Meski sempat diingatkan Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi agar pemain lebih bersabar dan tak meladeni provokasi lawan, namun Akbar Zakaria masih juga terpancing. Akhirnya di menit 73, setelah melakukan ganjalan kepada pemain lawan, Akbar pun diusir keluar lapangan karena mendapatkan kartu kuning kedua di laga tadi.
Kehilangan satu pemain direspons Kas dengan menarik keluar Yongki Aribowo dan memasukkan M Hamdan Zamzani. Praktis Sriwijaya hanya bertahan dari gempuran pemain Persibat di sisa pertandingan sambil sesekali melakukan serangan balik. Namun kalah jumlah dan stamina yang menurun membuat serangan Sriwijaya mudah dipatahkan lawan.
Beruntung, Persibat juga tak mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menyamakan kedudukan. Hingga pertandingan berakhir tak ada lagi gol yang tercipta.

“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada pemain dan manajemen berkat doa dan kerja kerasnya kita bisa menang. Karena memang sebelumnya sudah target 3 poin di Batang,” ujar Kas Hartadi pada post match press conference di Stadion Moh. Sarengat, Batang, Kamis (18/07) sore.
Kas bersyukur strategi berjalan baik setidaknya di babak I. Namun di babak kedua yang awalnya sesuai prediksi, berubah dengan dikeluarkannya Akbar Zakaria.
“Menit-menit awal saya instruksikan pemain langsung menekan. Bersyukur bisa dapat gol. Lalu babak kedua saya minta pemain harus lebih sabar karena pastinya lawan akan menekan. Kita butuh koordinasi dan organisasi permainan yang bagus untuk lakukan defend counter. Awalnya berjalan baik tapi berubah dengan keluarnya Akbar. Kita jadi fokus bertahan dengan sesekali serangan balik,” tuturnya.
Mengenai kinerja wasit Choirudin dari DI Yogyakarta yang memimpin pertandingan, Kas angkat bahu. Menurutnya, meski kecewa karena beberapa kali pemainnya dikasari lawan tapi tidak direspons wasit, namun Kas enggan mengomentari atau memprotesnya.
“Soal kepemimpinan wasit, saya gak pernah mau komentari wasit di Indonesia,” tukasnya.
Sementara itu, M Hamdan Zamzani menambahkan, hasil ini sesuai target pelatih dan manajemen. Dia pun berharap pertandingan selanjutnya bisa lebih baik buat Sriwijaya.
“Semoga di Riau nanti mendapat hasil yang sama dengan di Batang, kemenangan,” katanya.

Asisten Pelatih Persibat Batang Abdul Mungin mengucapkan selamat atas kemenangan Sriwijaya di laga tadi. Diakuinya di pertandingan tadi Sriwijaya unggul di semua lini.
“Selamat buat Sriwijaya. Harus diakui kualitas individu kita di bawah mereka sehingga anak-anak kesulitan meladeni permainan Sriwijaya,” tukasnya. (ije)
















