PALEMBANG, fornews.co-Alat transportasi untuk atlet dan media yang berada di dalam wilayah Jabakaring Sport City (JSC), masih menjadi persoalan. Golf car yang sejatinya diperuntukkan bagi atlet menuju venue, kerap ditumpangi pengguna lain.
Pantauan fornews.co di halte venue Tenis, Senin (20/08) siang, para pengguna golf car justru bukan atlet. Mirisnya, orang-orang diluar atlet itu justru berebutan menaiki kendaraan tersebut, tanpa mempedulikan ada atlet yang menggunakannya. Buntutnya, atlet yang malah mengalah dan memilih berjalan kaki.
Tak urung, ulah para pengguna golf car yang bukan atlet tersebut, disoraki orang-orang yang ada disekitar halte. Walaupun, petugas polisi ada yang menjaga dan meminta sopir untuk mendahulukan atlet.
Selain belum maksimalnya penggunaan golf car sebagaimana mestinya, armada shuttle bus yang dipergunakan untuk mengangkut awak media dari Main Press Center (MPC) menuju venue di dalam kawasan JSC, hingga hari ketiga ini masih berantakan dan kerap terlambat.
Menurut petugas Dinas Perhubungan Sumsel yang berjaga di venue Tenis, shuttle bus itu sendiri akan berjalan selama 30 menit sekali. “Bus untuk media baru saja bergerak (jalan) 10 menit lalu, jadi bisa menunggu lagi sekitar 30 menit,” ujarnya.
Nah, ketika awak media yang bukan saja dari Indonesia menunggu lebih dari 30 menit, namun bus tersebut tak kunjung datang. Takut terlembat mengirim berita, mereka berjalan kaki dari venue Dayung ke MPC, yang jaraknya sekitar 3 kilometer.
“Ya kita berharap pihak transportasi dan MPC maksimal memfasilitasi aktivitas jurnalis lokal, nasional dan internasional. Karena ini menyangkut nama Negara. Kita sudah menunggu lebih dari satu jam, tapi tak ada bus yang datang,” keluh Verta, jurnalis media online nasional.
Persoalan lain, hingga Senin (20/08) ini, masih ada kendaraan motor dan mobil yang lalu lalang di dalam kawasan JSC. Padahal, JSC sudah menerapkan konsep kawasan Go Green atau ramah lingkungan, selama Asian Games XVIII 2018 digelar. Pihak keamanan seperti polisi, tentara dan juga Liasion Officer (LO) masih bebas berkeliaran menggunakan motor di dalam JSC.
Menanggapi persoalan tersebut, Media Committee OCA, Ihsan Zuyadi Member of Media Operations INASGOC mengatakan, semua keluhan dari para jurnalis akan menjadi masukan bagi dirinya di bidang media, khususnya soal transportasi untuk ditindaklanjuti. (tul)

















