SEKAYU, fornews.co – Kabupaten Musi Banyuasin salah satu daerah yang memiliki potensi perikanan yang cukup tinggi. Oleh karena itu tidak salah jika Muba dijadikan sasaran untuk Gerakan Memasyaratkan Makan Ikan (Gemarikan).
Sekretaris Daerah Muba Apriyadi mengatakan edukasi Gemarikan ini sebuah jalan yang dapat membuat masyarakat untuk lebih banyak lagi mengkonsumsi ikan khususnya ikan air tawar yang banyak di daerah Musi Banyuasin, karena pada dasarnya tidak ada efek negatif dari mengkonsumsi ikan secara terus menerus. Sebab ikan merupakan sumber protein yang sangat baik dan vitamin lainnya yang terkandung di dalam ikan salah satunya juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita.
“Melihat potensi yang ada di Sungai Musi, semoga dapat menjadi bahan pertimbangan untuk dialokasikan anggarannya. Membantu program pemerintah agar dapat membudidayakan ikan air tawar,” ujar Apriyadi pada Sosialisasi Gemarikan yang kali ini mengangkat tema “Makan Ikan, Sehat, Kuat, Cerdas, Ayo Makan Ikan Ayo Lawan COVID-19” yang berlangsung di auditorium Pemkab Muba, Rabu (22/07).
Menurut Apriyadi, dengan gemar makan ikan merupakan bentuk upaya dalam menangkal COVID-19. Oleh karena itu, masyarakat harus jaga kelestarian ikan yang di Muba dengan mentaati imbauan dari Pemerintah untuk tidak melakukan penyetruman kepada ikan agar tidak merusak ekosistemnya dan kualitas ikannya.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI Renny Astuty menyampaikan pihaknya akan terus bersinergi dan mendorong Pemerintah pusat dan daerah sebagai mitra kerja untuk memperkuat program pembangunan kelautan dan perikanan. Untuk itu masyarakat harus dapat terus berinovasi memajukan usahanya sekaligus mendorong masyarakat lainnya untuk gemar makan ikan. Manfaat dan gizi dari mengkonsumsi ikan begitu banyak yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Sekayu merupakan kota kedua yang saya kunjungi, dan sebagai wakil rakyat semoga saya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Dalam hal ini saya melihat secara wilayah Kabupaten Musi Banyuasin memiliki potensi ikan yang besar. Jadi, sangat bagus untuk mengembangkan produk-produk olahan ikan dari masyarakat serta melakukan budi daya ikan air tawar di Muba,” ungkapnya.
Renny mengatakan, semakin banyak ikan yang dikonsumsi artinya tingkat imunitas tubuh juga semakin tinggi. Untuk merealisasikan budi daya ikan air tawar di Muba bisa dipertimbangkan bantuan dari pusat.
Direktur Logistik Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Innes Rahmania mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Muba yang sudah memfasilitasi kegiatan safari gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan).
“Kebutuhan dari Pemkab Muba Insyaallah akan kami bantu melalui Kementerian. Termasuk segala kebutuhan masyarakat untuk pengelolaan ikan menjadi produk yang berkualitas dan menjadi ciri khas dari Kabupaten Muba seperti kemplang, ikan asin, ikan salai dan lainnya. Dalam melakukan usaha ini harus bekerja secara kelompok agar dapat membantu sistem perekonomian masyarakat,” tukasnya. (ije)
















