SEKAYU, fornews.co – Pemuda lintas organisasi di Kecamatan Bayung Lencir bersatu dalam Pemuda Tanggap Karhutbunlah (Pataka) untuk secara aktif terlibat dalam antisipasi dan penanganan persoalan kebakaran hutan, kebun, dan lahan.
Anggota Pataka mendapatkan pembekalan dasar-dasar pencegahan Karhutbunlah di Kantor Manggala Agni Daops Sumatra XV. Anggota Pataka ditempa para pelatih dan pemateri dari personel Manggala Agni.
“Semangat dan kepedulian mereka sudah kita rasakan di tahun-tahun sebelumnya. Mereka sudah pernah terjun membantu memadamkan api saat Karhutbunlah di desa-desa yang mengalami kebakaran hutan. Forkopimcam bulat memfasilitasi semangat para pemuda lintas organisasi mulai KNPI, Katar, HMP, Pramuka, PMI, PPI, GP Ansor, IPPNU, Banser. Kita dukung mereka dengan pelatihan agar paham teknis di lapangan. Jadi semangat mereka ini tidak jadi petaka,” ujar Camat Bayung Lencir, M Imron, Sabtu (27/3/2021).
Sekretaris Manggala Agni Daops Sumatra XV, Raden Martono mengaku bangga dengan keberadaan Pataka. Menurutnya, kelompok pemuda peduli Karhutbunlah seperti ini baru ada di Kecamatan Bayung Lencir.
“Kami siap membantu, mendidik, dan melatih siapa saja, baik warga maupun pihak swasta yang sangat peduli Karhutbunlah,” katanya.
Ketua Pataka, Jonimal Mistiya mengucapkan terima kasih atas fasilitas yang diberikan Forkopimcam Bayung Lencir untuk memberikan pelatihan penanganan Karhutbunlah ini.
“Kami berterima kasih kepada Camat dan Manggala Agni yang telah memberikan sosialisasi pengenalan peralatan dan pengetahuan dasar antisipasi kebakaran hutan, kebun, dan lahan sebagai modal dasar kami. Ke depan kami berharap diadakan Diklat lebih matang lagi untuk anggota Pataka,” tuturnya.
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex menyampaikan, upaya-upaya penanggulangan Karhutla terus dilakukan Pemkab Muba dan seluruh pihak terkait.
“Soal potensi Karhutla dan pencegahannya terus kita lakukan, termasuk kita sudah memaksimalkan sinergi dengan daerah perbatasan di Muaro Jambi. Saat ini Pemkab Muba melalui BPBD bersama Forkopimda, juga Camat dan Forkopimcam terus melakukan monitoring ke daerah-daerah yang rawan Karhutla dan semoga Muba Zero Karhutla tahun 2021,” katanya. (ije)

















