
-Terkait Pengelolaan Dana Konsorsium Asuransi TKI
JAKARTA – Anggota Komisi IX dari Fraksi NasDem Irma Suryani Chaniago mempertanyakan keterlibatan Kepala BNP2TKI Nusron Wahid dalam proses pengelolaan dana konsorsium asuransi TKI. Hal tersebut disampaikan Irma saat rapat kerja dengan Ketua BNP2TKI Nusron Wahid.
“Apakah BNP2TKI tahu dan dilibatkan bagaimana prosedur dan proses pengelolaannya. Karena sampai hari ini klaim konsorsium terus berulang dan belum diselesaikan,” ucap Irma di ruang rapat Komisi IX DPR RI, kemarin.
Menurut Irma, asuransi untuk konsorsium mitra TKI dari 931 klaim yang ada, sekitat 817 memang telah diselesaikan. Sementara untuk Jasindo, dari total 1.328 TKI, baru 216 yang terselesaikan. Begitu pula dengan Askindo, dari 84 TKI yang menyampaikan klaimnya, baru 30 klaim yang terselesaikan.
Secara totality, ada sekitar 1.117 orang klaim asuransi yang selesai. Sementara jumlah klaim total adalah 9.214. Artinya, yang diselesaikan oleh tiga konsorsium ini baru sekitar 13,79%.
“Sebelumnya saya pernah menyampaikan kondisi ini terus menerus dan berulang dari tahun ke tahun,” ucapnya.
Irma mengaku, berulangnya kejadian ini akibat banyaknya TKI yang dianggap oleh asuransi tidak mampu melengkapi dokumen pendukung. Sementara itu sosialisasi terhadap prosedur penyampaian klaim oleh BNP2TKI tidak disampaikan kepada TKI.
“Nah saya tanya dalam hal ini, sudah sejauh mana BNP2TKI berkoordinasi dengan Naker. Bicara dengan asuransi terkait rendahnya klaim yang bisa diselesaikan oleh asuransi,” jelasnya.
Oleh karena itu, Irma meminta agar tiga konsorsium ini dipanggil ke Komisi IX untuk dimintai penjelasannya. Hal ini penting mengingat uang yang dibayarkan oleh TKI dan dikelola oleh konsorsium itu cukup besar. (Abu)
















