
Wali Kota Prabumulih Ridho yahya (kanan), saat menemani Wakil Ketua KONI Sumsel Dhenie Zainal dan Kabid Organisasi KONI Sumsel Asdit Abdullah, saat meninjau kesiapan tempat perayaan HUT KONI di Taman Kota Prabu Jaya, Pramubulih, Selasa (4/10).(foto humas koni sumsel/darman)
PRABUMULIH-Rencana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) KONI Sumsel ke-78 yang jatuh pada 15 Oktober mendatang, bakal disandingkan dengan perayaan HUT Kota Prabumulih ke-15. Dalam agenda tersebut, pihak penyelenggara akan membukukan sejarah dalam Museum Rekor Indonesi (MURI).
Wakil Ketua KONI Sumsel Dhenie Zainal mengungkapkan, pada perayaan bersama HUT KONI Sumsel dan Kota Prabumulih nanti, pihaknya akan memberikan hizbat nikah terhadap 2.500 pasangan nikah secara gratis, dan pemberian 10 rumah perbulan secara gratis tanpa dana pemerintah kepada masyarakat.
“Hari ini kita meninjau kesiapan tuan rumah Prabumulih bersama Pak Ridho (Wali Kota Prabumulih), yang nantinya juga langsung dihadiri Gubernur Sumsel Pak Alex Noerdin,” ujar Dhenie Zainal, saat meninjau kesiapan HUT KONI di Taman Kota Prabu Jaya, Pramubulih, Selasa (04/10).
Dhenie mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Prabumulih, yang tak mengira event HUT KONI akan dihelat semeriah mungkin. “Tidak terlalu berlebihan, jika dia menyatakan kalau HUT KONI kali ini menjadi pagelaran termeriah dari perayaan sebelumnya,” ucapnya
Sementara, Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya menuturkan, selain ada dua rekor MURI, pihaknya akan mengajak Gubernur Sumsel menyaksikan sekaligus sarapan pagi bersama masyarakat, dengan 400 pedagang grobak untuk masyarakat, yang semuanya gratis.
Ridho memastikan, gelaran HUT KONI akan berlangsung meriah. Karena nanti akan diikuti oleh ribuan masyarakat di Bumi Seinggok Sepemunyian, yang akan melakukan senam bersama oleh instruktur nasional Liza Natalia. Event ini, tambahnya, diawali dengan operasi semut pada pagi hari, dilanjutkan senam bersama masyarakat, sekaligus seremonial dan sarapan ala kedekatan masyarakat pada 400 grobak di Taman Kota Prabumulih. “Di sini (Taman Kota), tidak ada acara saja kalau pagi selalu ramai, apalagi ini ada acara. Jadi, kami ingin selain hikmat, ini juga menyentuh dan dirasakan oleh masyarakat langsung,” pungkasnya. (tul)
















