PALEMBANG, fornews.co – Ketua Umum Terpilih KONI Sumsel Hendri Zainuddin bersama tim formatur harus mencoret sebagian besar calon pengurus KONI Sumsel 2020-2024 yang telah disusun sebelumnya.
Hal itu dilakukan setelah HZ didampingi tim formatur Suparman Romans dan Ahmad Yani menemui Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman beberapa hari lalu.
“Dari hasil konsultasi dengan KONI Pusat susunan kepengurusan KONI Sumsel akan dirombak kembali,” ujar HZ, Sabtu (11/01).
Menurut HZ, kepengurusan sementara yang sudah disusun tim formatur hampir mencapai 200 orang. Namun setelah diajukan ke KONI Pusat, jumlah itu terlalu gemuk dan diminta untuk dirampingkan.
“Dari susunan sementara itu diminta untuk dikurangi hingga tidak lebih dari 70 orang saja. Nah sekarang tim formatur sedang menimbang dan seleksi siapa saja yang masuk dalam kepengurusan,” tutur pengusaha asal Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir ini.
Diakui HZ, sebelum ke KONI Pusat, tim formatur menghadap Gubernur Sumsel Herman Deru untuk melaporkan susunan kepengurusan. Gubernur pun memberikan “lampu hijau”. Akan tetapi karena diminta revisi oleh KONI Pusat, maka dirinya akan mentaati apa yang diinstruksikan.
“Pak Gubernur tidak ada masalah soal komposisi kepengurusan yang disusun. Tapi KONI Pusat menilai terlalu gemuk, tidak sesuai AD/ART. Mau tidak mau harus kita rampingkan kepengurusan ini. Secepatnya kita umumkan dan persiapan untuk pelantikan,” tukasnya. (ije)
















