
SEKAYU, fornews.co – Warga Kecamatan Lais, kabupaten Musi Banyuasin (Muba), keluhkan belum adanya perhatian pemerintah atas banjir yang sejak sebulan lalu merendam beberapa perkampungan di daerah ini. Bahkan banjir kembali naik, setelah intensitas hujan tinggi dan sebabkan Sungai Musi meluap.
Ary Junate, salah seorang pemuda desa petaling Kecamatan Lais, mengatakan, banjir di Desa Petaling, ini sudah menggenangi tiga dusun, yakni Dusun 1 hingga Dusun 3. Untuk Dusun 3, ketinggian air kadang mencapai 2 meter. “Akibat banjir tersebut merendam ratusan rumah penduduk dan merusak lahan pertanian. Hewan-hewan ternak seperti; sapi, kambing, ayam, dan jenis hewan ternak lainnya berhasil dievakuasi oleh warga ke tempat yang lebih tinggi,” ujarnya saat ditemui Selasa (07/03).
Sekretaris Desa (Sekdes) Petaling RA Haris mengatakan, bencana banjir tersebut sudah cukup lama, hampir dua bulan. Namun hingga saat ini, belum ada perhatian dari pihak Pemkab setempat. “Pemda Musi Banyuasin, seharusnya cepat tanggap karena ini bencana. Kasihan dengan warga yang terkena musibah,” katanya penuh harap.
Lanjut Haris, pihaknya bersyukur tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir ini. Mengenai kerugian materil yang diderita warga, dirinya belum bisa mengomentari karena aparat setempat masih fokus mambantu korban yang terkena musibah. “Jelas warga yang rumahnya dan lahan pertaniannya terendam, jelas tidak sedikit kerugian materil yang dialami. Tapi secara rinci kita tidak tahu,” ucapnya. (cak)

















