PALEMBANG, fornews.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel terus melakukan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada serentak yang dilangsungkan Juni mendatang.
“Kami terus melakukan kegiatan untuk meningkatkan partisipasi pemilih dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat,” kata Komisioner KPU Sumsel, Liza Lizuarni, pada diskusi publik dengan tema Hitam Putih Politik Dinasti, yang diselenggarakan oleh Forum Demokrasi Sriwijaya, di cafe Stampas, Kamis (5/4) malam.
Menurut Liza, KPU meminta kepada pemilih sebelum menentukan pilihan untuk melihat latar belakang para kandidat calon gubernur dan calon wakil gubernur. “Tidak hanya itu, cermati juga apakah program yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan pemilih atau tidak,” ujar Liza.
Dikatakan Liza, jika tidak menyalurkan suara pada Pilkada nanti maka yang akan rugi adalah masyarakat sendiri. Sebab siapapun yang terpilih nantinya akan memimpin Sumsel lima tahun kedepan.
Sementara itu, Direktur Forum Demokrasi Sriwijaya (Forbes), Bagindo Togar menyatakan, adanya diskusi yang diselenggarakan saat ini tidak lain untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya Pilkada.
“Kami juga minta KPU untuk kreatif untuk menggelar kegiatan sosialisasi sehingga partisipasi pemilih lebih tinggi dibandingkan dengan golongan putih (putih),” tukasnya. (ije)

















