PALEMBANG, fornews.co – Bermain di Stadion H Agus Salim, Padang, Minggu (29/07), memberi tuah bagi Sriwijaya FC. Menghadapi Borneo FC, Sriwijaya menang 1-0.
Sriwijaya harus menggelar laga kandang di Padang karena tak diizinkan pihak Jakabaring Sport City (JSC) menggunakan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) sebagai imbas kericuhan suporter yang melakukan perusakan kursi stadion pada laga menjamu Arema FC, Sabtu (21/07). Berangkat diiringi kekhawatiran seputar mental bertanding yang belum sepenuhnya pulih, dijawab dengan poin penuh.
Adalah Yogi Rahadian, pemain asal Sumatra Selatan yang menjadi protagonis di laga sore tadi. Gol yang dicetaknya di menit 84 ke gawang Borneo tidak hanya melegakan pendukung Laskar Wong Kito, akan tetapi kemenangan ini juga memperbaiki posisi Sriwijaya di klasemen sementara. Dengan mengantongi 26 poin, Sriwijaya naik ke posisi 8.
“Syukur alhamdulillah, di debut saya ini bisa meraih poin tiga. Hal ini tidak terlepas dari perjuangan pemain yang dalam kodisi seperti ini mereka bisa bermain lepas,” ujar Pelatih Ad Interim Sriwijaya FC Subangkit pada post match conference di Stadion H Agus Salim, Padang, Minggu (29/07) sore.
Menurut Subangkit, pada laga tadi kedua tim sama-sama bermain terbuka. Peluang mencetak gol pun tidak hanya dimiliki Sriwijaya, namun Borneo pun beberapa kali menguji ketangguhan Teja Paku Alam di bawah mistar gawang Laskar Wong Kito. Beruntung, seluruh pemain bermain disiplin dan semangat meraih hasil positif. Sehingga permainan pantang menyerah ditunjukkan hingga menit akhir.
Kapten Sriwijaya FC Yuu Hyun-koo menambahkan, meski persiapan kurang jelang laga hari ini, namun semua pemain bersungguh-sungguh dan kerja keras di lapangan. Kekompakan pemain mulai kembali terlihat pascakisruh yang melanda tim beberapa hari belakangan.
“Semua kompak di lapangan. Semoga Sriwijaya kedepan lebih baik lagi. Pertandingan masih ada banyak dan harus kita jalani dengan semangat,” tutur pemain asal Korea Selatan ini.
Sementara itu, Pelatih Borneo FC Dejan Antonic mengucapkan selamat untuk Sriwijaya FC yang sukses meraih 3 poin di laga tadi. Dengan hasil negatif yang didapatkan timnya kali ini, Dejan mengeluhkan performa anak asuhnya yang kembali gagal fokus dan membuat kesalahan mendasar yang berujung kekalahan.
“Tadinya (sebelum pertandingan) saya pikir dapat mininal 1 poin dari pertandingan hari ini, tapi sekali lagi kita ada kesalahan yang langsung gol. Sekali lagi kita harus belajar dari game ini. Kalau kita tidak bikin banyak kesalahan pasti bisa curi poin. Tapi kita bikin kesalahan sehingga kehilangan poin lagi dan ini sudah berapa kali,” papar Dejan.
Diakui Dejan, pertandingan hari ini dirasakan cukup berat bagi kedua tim. Hal itu menurut Dejan dikarenakan cuaca yang panas dan lapangan yang keras.
“Tapi tim yang terus konsentrasi dan tidak bikin banyak kesalahan itulah yang dapat poin. Sementara kami buat banyak kesalahan,” tukasnya. (ije)

















