PALEMBANG, fornews.co – Datang ke Palembang dengan kondisi tim kurang kondusif, PSIS Semarang ingin memperbaikinya. Tak tanggung-tanggung, Laskar Mahesa Jenar membidik kemenangan di markas Sriwijaya FC untuk memutus tren negatif yang dialami tim promosi ini.
“Untuk laga besok (menghadapi SFC) seperti final bagi kami. Kami ingin menunjukkan kami masih ada dan membuktikan PSIS adalah tim yang bagus,” ujar Pelatih PSIS Semarang, Vincenzo Alberto Annese pada pre-match conference di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Senin (21/05).
Menurut Annese, persiapan di laga pekan 10 ini, timnya lebih fokus pada pembenahan psikologis pemain. Menurutnya, pembenahan psikologis pemain menjadi penting karena Bruno Silva dkk datang ke markas SFC dengan dua kekalahan beruntun atas Barito Putera (1-4) dan PS TIRA (0-2).
“Kami bermain bagus di dua laga itu, tapi sayangnya kami tidak dapat poin dan kebobolan 6 gol. Bukan karena kami tidak bagus, tapi kurang beruntung saja,” tutur pelatih asal Italia itu.
Annese menilai SFC tim bagus dengan barisan penyerang berbahaya. Laskar Wong Kito sangat bagus dalam mencetak skor. Meski demikian, PSIS datang bukan untuk memberikan kemenangan mudah bagi SFC.
“Tidak ada pelatih dimanapun yang menargetkan kekalahan. Target pelatih pasti meraih tiga poin. Kami masih sangat berkonsentrasi pada pertandingan besok. Kami harus konsentrasi ke pertahanan sebelum mencoba melakukan serangan balik,” tukas pelatih 33 tahun ini.
Sementara itu bek PSIS Semarang, Fauzan Fajri Nasrullah mengatakan, menghadapi SFC di kandangnya, tidak akan banyak perubahan yang dilakukan PSIS. Persiapan yang dilakukan pun tetap sama dengan laga lainnya.
“Target tim di setiap pertandingan adalah kemenangan. Bukan tidak mungkin kita mencuri poin atau bahkan menang disini. SFC kita tahu tim bagus, sementara kita tim promosi. Kita harap semua pemain bermain bagus dan memberikan perlawanan kepada SFC,” tuturnya. (ije)

















