JAKARTA, fornews.co – Untuk kesekian kalinya, Gubernur Sumatra Selatan H Alex Noerdin memukau panelis atas paparannya seputar prestasi provinsi yang dipimpinnya selama 10 tahun ini. Alex menyampaikan hal itu di hadapan dewan juri Indonesia Attractiveness Award (IAA) 2018 di ruang Tempo Co-working Space, Gedung Tempo Lantai 8, Palmerah, Jakarta, Selasa (17/07).
Penghargaan Indonesia Attractiveness Award (IAA) merupakan pemberian penghargaan bagi pemerintah provinsi, kabupaten dan kota terbaik yang diselenggarakan Tempo Inti Media bekerjasama dengan Frontier Consulting Group.
CEO Frontier Consulting Group, Handi Irawan mengatakan, penilaian terhadap daerah terbaik menggunakan empat komponen utama yakni, tingkat investasi, jumlah infrastruktur, pelayanan publik dan pariwisata. Dari keempat komponen itu, kata dia, maka dihasilkan Indonesia Attractiveness Index yang digunakan untuk melakukan pemeringkatan daerah terbaik.
Handi menuturkan, empat kriteria penilaian itu dipertahankan dari tahun ke tahun agar terdapat kontinuitas penilaian. Sehingga, kata dia, para pemimpin daerah mampu melihat rekam jejak mereka.
Handi mengatakan, melalui penghargaan Indonesia Attractive Awareness ini diharapkan dapat menyadarkan pemerintah daerah bahwa mereka memiliki tanggung jawab yang besar terhadap perkembangan daerahnya. “Dari sini mereka juga bisa melihat strategi apa yang tepat untuk memajukan daerahnya,” katanya.
Sementara itu khusus Sumatra Selatan lanjut dia, masuk sebagai kriteria penilaian untuk mendapatkan penghargaan tersebut karena menjadi sorotan lantaran prestasi daerah ini semakin hari semakin diperhitungkan dan melewati tahapan pemeriksaan dan penyaringan data-data perekonomian di seluruh provinsi. Sumsel sendiri masuk sebagai kategori Potensial Investasi.
Di hadapan para juri Gubernur Sumsel Alex Noerdin memaparkan dengan lugas, progres semua perkembangan di Sumsel. Salah satunya yang paling menonjol adalah soal pembangunan yang pesat dan semakin baik.
Dalam kesempatan tersebut Alex juga menyampaikan bahwa dari gelaran Asian Games, Pemerintah Provinsi Sumsel telah berhasil menarik dana untuk pembangunan infrastruktur besar-besaran, khususnya di Palembang sebagai ibu kota provinsi.
“Kita bersama-sama membangun daerah, karena jarang orang daerah bisa maju dan diperhitungkan. Kami membuktikan bahwa semua kerja keras ini membuahkan hasil,” ujar Alex.
Begitupun dengan adanya sarana transportasi Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia, serta pembangunan venue olahraga yang terintegrasi di satu tempat di Jakabaring, menjadikan Sumatra Selatan mendapatkan predikat kota pariwisata olahraga di Indonesia.
Alex juga menyampaikan, dengan adanya pembangunan tersebut maka secara tidak langsung menjaring investor untuk mau berinvestasi, serta meningkatkan perekonomian masyarakat Sumsel, serta potensi kunjungan pariwisata yang terdapat di Palembang maupun wilayah Sumsel lainnya.
Tak hanya di bidang olahraga saja, kata Alex, Pemprov Sumsel telah melaksanakan pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan yang menjadi prioritas utama bagi Sumsel, karena telah ia buktikan melalui programnya selama menjabat dengan menggratiskan biaya sekolah dan biaya rumah sakit.
“Baru saja kita meresmikan rumah sakit provinsi yang berstandar internasional, dengan fasilitas serta tenaga medis nomor satu. Masyarakat yang ingin berobat tidak perlu keluar negeri tapi bisa datang saja ke rumah sakit kita,” ujar Alex.
Sementara di bidang perekonomian, Sumsel merupakan penghasil batu bara terbesar di Indonesia dan penghasil karet serta kelapa sawit. Bahkan kini Sumsel sedang membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api Api untuk menunjang kemajuan perekonomian daerah tersebut.
Adapun dewan juri penghargaan Indonesia Attractiveness Award yang menilai paparan para nominasi adalah Bambang Harimurti mewakili Tempo, CEO Frontier Consulting Group Handi Irawan, Faisal Basri dan Avilliani sebagai pengamat ekonomi dari ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF).
Usai menyampaikan paparannya dan sesi wawancara, Gubernur Alex Noerdin yang didampingi stafnya, Ekowati Retnaningsih dan Regina Ariyanti, berkesempatan melakukan anjangsana di kantor Tempo dan menyapa dan melihat langsung aktivitas sejumlah staf redaksi Tempo. (ije)
Bawa Narkoba, Oknum Personel Polres Empat Lawang Diringkus Jajaran Polres Lubuklinggau
LUBUKLINGGAU, fornews.co – Oknum polisi yang bertugas di Polres Empat Lawang, inisial Aipda DH, diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Lubuklinggau, setelah...
Read more

















