Lemah Antisipasi Counter Attack, Sriwijaya FC Kehilangan Poin Penting

Pelatih Fisik Sriwijaya FC Rasiman dan bek Alfin Tuasalamony memberikan keterangan pers pada post-match conference, Sabtu (14/4). (fornews.co/iqbal)

PALEMBANG, fornews.co – Keunggulan 2 gol Sriwijaya FC sejak babak pertama ternyata tidak cukup untuk menundukkan Persipura Jayapura. Pada laga pekan keempat Liga 1 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (14/4), kedua tim berbagi poin setelah mengakhiri laga dengan skor 2-2.

SFC menutup babak pertama dengan skor 2-0 kontribusi gol Manuchehr Dzhalilov dan Alberto Goncalves. Namun babak kedua mutlak menjadi milik Persipura. Sebab hanya dalam kurun waktu 6 menit, dua gol Marcel Sacramento menyamakan kedudukan.

Pelatih Fisik Sriwijaya FC Rasiman mengakui hasil imbang ini merugikan SFC. Sebab keuntungan bermain di kandang tak mampu dimaksimalkan Hamka Hamzah dkk. Meski demikian, Rasiman yang mewakili Pelatih SFC Rahmad Darmawan, mengatakan, skill individu pemain Persipura sangat menyulitkan barisan belakang SFC saat melakukan serangan balik.

“Penjaga gawangnya (Persipura) hari ini sangat baik terutama di babak kedua. Persipura punya second wind ketika satu counter attack dia bisa buat gol. Persipura hanya punya dua peluang dan dua shoot on goal yang dua-duanya masuk. Jadi sebenarnya belum rezeki ya (bagi SFC).  Jadi dalam sepak bola memang terkadang seperti itu, kita menguasai pertandingan, kita membuat peluang lebih banyak, tapi dua peluang mereka jadi gol,” kata Rasiman usai pertandingan.

Lanjut Rasiman, kelebihan Persipura yang gagal diantisipasi SFC adalah serangan balik yang mengandalkan skill individu pemainnya. “Yang membedakan Persipura dengan tim lain ketika melakukan counter attack, kalau biasanya orang counter attack dengan passing, tapi kalau Persipura itu pemainnya punya kemampuan melakukan counter attack dengan penetrasi individu, itu sebenarnya yang menyulitkan. Bola passing kan lebih  mudah diantisipasi, tapi kalau sudah orang lari cepat dan melewati pemain gelandang kita, akhirnya kan bek kita terjadi posisi 2 lawan dua,” tuturnya. (bas)

Loading...