SEKAYU, fornews.co – Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) 2019 tingkat SD-SMP sederajat di Kabupaten Muba dimulai, Jumat (05/04). Bupati Muba Dodi Reza Alex yang membuka kegiatan ini, berharap muncul seniman Muba berprestasi hingga ke tingkat internasional.
“Kita harus membawa seni dan budaya Muba ini ke tingkat global. Dan siswa-siswi di Muba inilah yang akan menjadi promotor seni budaya Muba hingga ke mancanegara,” ujar Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin di sela Pembukaan FL2SN di halaman Wisma Atlet Sekayu, Jumat (05/04).
Menurut dia, kegiatan seperti ini jangan sekadar seremonial saja, tetapi harus memunculkan siswa-siswa berprestasi di bidang seni yang bisa membanggakan Muba di tingkat nasional maupun internasional. Seperti halnya kain jumputan Gambo Muba dari getah gambir yang telah go international.
“Gambo Muba sudah mendunia, ke depan kita harus mengangkat seni dan budaya lainnya seperti senjang dan lain-lain juga ke mancanegara. Jadi harus ada (siswa) yang muncul ke tingkat nasional maupun global dalam penjaringan FLS2N ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muba, Musni Wijaya mengatakan, pada ajang FL2SN tahun 2019 ini diikuti sebanyak 175 peserta yang terdiri dari siswa siswi SD, MI dan SMP MTs se-Kabupaten Muba.
Adapun seni yang diperlombakan di antaranya, menyanyi tunggal, menari, kreasi poster, musik tradisional, dan pantomim.
“Peserta yang juara nantinya akan menjadi perwakilan Kabupaten Muba untuk bersaing ke FL2SN ke tingkat provinsi. Target kita Muba bisa meraih juara ke tingkat nasional,” tuturnya.(bas)
















