PARA ahli mengkonfirmasi bahwa lukisan Van Gogh yang disimpan oleh Museum Nasional Norwegia sejak tahun 1910 ternyata asli.
Meski ada dugaan terhadap keaslian lukisan tersebut, namun Louis van Tilborgh dari Museum Van Gogh mengatakan lukisan wajah orang sedih di atas kanvas dibuat sejak tahun 1889. Ketika Van Gogh berada di rumah sakit jiwa di Prancis selatan.
Keraguan itu kini hilang setelah para peneliti menemukan bukti bahwa lukisan tersebut dilukis oleh master Belanda sepulang dari rumah sakit jiwa dan gangguan saraf Saint Remy.

Karya itu adalah satu-satunya lukisan terkenal yang dibuat Van Gogh saat ia menderita psikosis. Lukisan yang didominasi dengan warna coklat kehijauan suram, dan menunjukkan artis dengan ekspresi mati.
Ini dapat dikaitkan dengan tulisan surat Van Gogh kepada saudaranya Theo pada bulan September, tentang potret diri “upaya sejak aku sakit”.
“Rasanya benar-benar meyakinkan mengetahui bahwa ini asli,” kata Mai Britt Guleng dari museum Norwegia.
“Ketika kami mengirimkan lukisan pada tahun 2014, mereka memperingatkan kami dan berkata ‘Anda mungkin tidak suka hasilnya’ dan mungkin kita tidak akan pernah tahu. Jadi kami sangat senang mendapat berita.”
“Pandangannya yang pemalu, pandangan ke samping mudah dikenali dan sering ditemukan pada pasien yang menderita depresi dan psikosis.”
“Potret diri Oslo menggambarkan seseorang yang sakit jiwa,” kata pihak museum.

Diberitakan The Guardian peneliti senior dan profesor sejarah seni di Universitas Amsterdam, Van Tilborgh, mengatakan bahwa Van Gogh menolak samakan seperti orang-orang dalam rumah sakit jiwa. Ia takut mengakui kenyataannya di rumah sakit jiwa.
“Mungkin dia (Van Gogh) melukis potret ini untuk mendamaikan dirinya dengan apa yang dia lihat di cermin,” katanya.
Lukisan itu, lanjut Van Tilborgh, adalah satu-satunya karya Van Gogh yang dibuat saat menderita psikosis.
Baca: Pelukis Buta Bulgaria Temukan Teknik Baru Dalam Seni Rupa
Ia mengatakan bahwa lukisan Van Gogh begitu luar biasa bahkan bersifat terapi. Namun pekerjaan itu bukanlah salah satu yang terbaik bagi Van Gogh. “Dia agak menyukainya.”
Van Gogh pernah mengatakan bahwa lukisannya terkadang menggambarkan kesedihan.
“Ya, ini tangisan kesedihan. Itu milik sekelompok kecil gambar yang menunjukkan sesuatu dari masalah kesehatan mentalnya dan bagaimana dia menanganinya, atau mencoba mengatasinya,” katanya.

Rencananya pertengahan bulan (Februari) ini lukisan Van Gogh akan dipamerkan di Museum Van Gogh bertajuk “In the Picture”.
Kemudian, setelah dipamerkan di Museum Van Gogh, akan kembali dipamerkan di Oslo untuk sebagai bagian dari koleksi permanen Nasjonalmuseet pada musim semi 2021. (adam)
FORNEWS RESMI
instagram:
@fornewsofficial
facebook:
fornews.co
FORNEWS BIRO JOGJA
instagram:
@fornewsjogja
youtube:
Fornews Jogja

















