PALEMBANG, fornews.co – Di saat klub Liga 1 maupun Liga 2 mulai mengambil keputusan membubarkan tim karena tidak ada kejelasan dari PSSI mengenai kapan bergulirnya kompetisi, manajemen Sriwijaya FC justru menegaskan akan mempertahankan tim yang ada.
Setelah kontrak pemain musim 2020 selesai di akhir Desember lalu, Sriwijaya FC melakukan evaluasi. Dari sejumlah pemain yang dilepas atau tidak diperpanjang kontraknya, Sriwijaya FC menyisakan 18 pemain.
“Kami tegaskan sampai kapanpun Sriwijaya FC tidak akan membubarkan tim. Karena Sriwijaya FC selalu siaga untuk bertanding kapanpun, bulan berapapun kita harus siaga,” ujar Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin, Senin (11/1/2021).
Sebanyak 18 pemain yang ada ini akan dikontrak untuk kompetisi musim 2021. Meski kompetisi belum ada kejelasan, namun berbagai program telah disiapkan manajemen untuk mengisi kekosongan jadwal pertandingan. Salah satunya yakni menggelar trofeo yang mengundang tim Liga 1 Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya.
“Ini semua tengah dipersiapkan, kalau sudah fix kita akan komunikasi dengan Persija dan Persebaya,” kata HZ.
HZ menerangkan, pelaksanaan trofeo ini dalam rangka tes event sudah selesainya renovasi Stadion Gelora Sriwijaya.
“Kita gelar pertandingan sore jelang malam hari sehingga bisa melihat apakah pencahayaan dari lampu stadion sudah sesuai standar FIFA. Dengan pelaksanaan pertandingan ini semua aspek akan kita lihat, sehingga kalau ada kekurangan bisa dibenahi panitia Piala Dunia U20 2023,” tuturnya.
HZ pun menegaskan, manajemen akan sekuat tenaga mempertahankan tim yang ada. Sebab membangun kembali tim dengan pemain-pemain baru membutuhkan waktu adaptasi yang tidak sebentar.
“Jadi sekali lagi kami tegaskan, Sriwijaya FC tidak akan membubarkan tim, karena kita ada target juara Liga 2 dan lolos ke Liga 1,” tukasnya. (ije)
















