PALEMBANG, Fornews.co – Ratusan mahasiswa kembali menggelar aksi penolakan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja di Simpang Lima DPRD Sumsel, Seniin (12/10). Aksi tersebut merupakan aksi keempat sejak Rabu lalu (07/10). Berdasarkan pantauan, aksi kali ini lebih sedikit massanya dibandingkan aksi sebelumnya. Bahkan, dari sebanyak 5 ribu massa yang hadir hanya sekitar 150 massa yang tergabung dalam mahasiswa dari beberapa universitas di Sumsel.
Demikian oleh Koordinator Lapangan (korlap), Andi Leo saat ditemui disela aksinya di Simpang Lima DPRD Sumsel.
Andi mengatakan semula banyak massa khsusunya mahasiswa yang ingin ikut aksi kali ini. Namun, banyak juga yang dicegat sehingga mereka tidak dapat hadir dalam aksi. Bahkan, dirinya pun sempat beberapa kali harus memutar balik agar dapat masuk ke dalam barisan aksi mengingat seluruh wilayah dicegat hingga diberikan pengamanan seperti pagar kawat. “Estimasinya semula sebanyak 5 ribu tapi banyak yang tidak bisa hadir karena dicegat,” katanya.
Meskipun begitu, aksi ini tetap dilakukan dan mahasiswa jangan patah semangat dan harus berjuang. Karena, pihaknya merupakan aktivis bukan anarkis. Dalam aksi kali ini, ia mengaku tetap menjalankan perintah sebelumnya yang menyatakan UU Cipta Kerja. Dirinya bersyukur aksi kali ini disetujui oleh Ketua DPRD Sumsel dan bakal difasilitasi untuk menyampaikan aspirasi ini baik ke DPR RI dan Pemerintah Pusat.
“Kami terus kawal aspirasi ini ke DPR RI dan Pemerintah pusat,” singkatnya.
Sementara itu, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji menyatakan aksi kali ini berjalan kondusif. Dimana, terdapat dua gelombang yang pertama yakni 70 orang. Sedangkan, kedua sebanyak 150 orang. Menurutnya, kondusifitas ini berkat kesiapsiagaan TNI dan Polri serta satuan pengamanan yang terlibat.
Dalam pengamanan kali ini, ia mengaku pihaknya telah melakukan sweeping untuk beberapa daerah khususnya di pintu masuk Kota Palembang. Hasil sweeping ini, pihaknya berhasil menangkap beberapa oknum massa. Hanya saja, ia mengaku belum dapat memastikan berapa banyak orang yang ditangkap dan di bawa ke Polrestabes Palembang.
“Saya belum cek, tapi ada beberapa orang yang ditangkap ke Polrestabes Palembang,” tutupnya. (lim)

















