BacaJuga

BANDUNG, fornews.co-Sriwijaya FC (SFC) menelan pil pahit untuk pertama kali di kompetisi Liga 1, setelah ditekuk Persib Bandung 2-0, pada lanjutan kompetisi Liga 1, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), sabtu (29/04).
Kekalahan pertama Laskar Wong Kito pada laga tandang itu, setelah tuan rumah mampu melesakkan dua gol, lewat kaki Atep dimenit 12 dan Febri Haryadi dimenit 76. Akibat dari kehilangan angka ini, SFC terjun keposisi 11 klasemen sementara, sedangkan Maung Bandung naik ke posisi runner up, persis dibawah Semen Padang.
Menanggapi kekalahan tersebut, Pelatih Kepala SFC Oswaldo Lessa menuturkan,
pada babak pertama pemain muda mereka memang sedikit kebingungan, karena serangan cepat dari Persib.
“Tapi masuk babak kedua kita main bagus. Tapi Persib memang main lebih bagus babak pertama. Apapun alasannya, pemain sudah kerja keras namun kita masih belum dapat menang. Gol kedua Persib itu bagus karena serangan cepat dan pemain terkejut dan lambat antisipasi,” tuturnya.
Kapten SFC Yu Hyun Ko menimpali, bahwa mereka sudah bermain bagus dan bekerja keras. “Tapi saya tidak tahu kenapa wildansyah hands ball tapi tidak penalti. Harusnya ada penalti,” ujarnya kesal.
Sementara, Pelatih Kepala Persib Bandung Djajang Nurjaman, sangat mengapresiasi kinerja anak asuhnya yang bermain dengan motivasi tinggi, untuk mendapatkan kemenangan. “Laga ini berat. Cukup membanggakan karena Sriwijaya tim bagus dan memiliki kualitas,” ujarnya.
Jika melihat peluang selama 90 menit, jelas Djajang, seharusnya Michael Essien bisa membuat lebih dari dua gol. Tapi, mungkin saja dampak dari rotasi cukup berpengaruh, walaupun mereka punya skill pemain yang merata.
“Dalam tiga laga kita terapkan perubahan komposisi pemain. Namun saya percaya dengan pemain saya kualitas yang merata. Beruntung pemain muda kami cukup baik, setelah balik dari timnas dan semakin memudahkan kami karena banyak pilihan,” tukasnya.
Saat pertandingan dimulai, Persib yang bermain di hadapan Bobotoh, langsung tampil menyerang. Terbukti, tak membutuh waktu lama bagi Atep untuk membuat ribuan pendukung setia Maung Bandung bergemuruh. Penetrasi Tantan dari rusuk kanan pertahanan SFC, kemudian mengirim umpan tarik jarak dekat ke Atep yang sudah pada posisi on target. Dengan tenang, Kapten Persib ini memperdaya Teja Paku Alam lewat sontekan kaki kanannya.
Masuk babak kedua, SFC justru berani tampil menekan. Masuknya tenaga bari Rahmad Hidayat dan Nur Iskandar, cukup merepotkan pertahanan tuan rumah. Melihat kondisi itu, Djajang merespon dengan memasukkan marquee player mereka Michael Essien dimenit 75. Benar saja, efek masuknya mantan pemain Chelsea tersebut, menambah motivasi seluruh pemain Persib. Tak sampai semenit masuk kelapangan, Essien mendorong passing ke Matsunaga dan meneruskannya umpan terobos ke Febri Haryadi. Menang adu sprint dengan Yanto Basna, Febri mengkonversikan umpan tersebut menjadi gol. (tul)
















