ARGA MAKMUR, fornews.co – Keberadaan Kampung Perikanan yang menjadi program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan, sangat bermanfaat bagi para pembudidayaan ikan air tawar. Karena lewat kelompok tersebut, mereka dapat melakukan berbagai macam terobosan guna kemajuan bersama.
Kampung Perikanan Desa Sido Mukti, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, melalui Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Handayani, membuat terobosan dengan menerapkan teknologi tepat guna pembuatan pakan mandiri Maggot untuk Ikan Nila, di bawah dampingan penyuluh perikanan Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan (BRPPUPP) Palembang UPT Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Maggot sendiri merupakan larva yang dihasilkan serangga Black Soldier Fly (BSF), sejenis lalat yang tidak membawa penyakit. BSF tumbuh dan kembang melalui sampah organik. Pilihan Pokdan Handayani menjadikan Maggot sebagai pakan alternatif, mengingat di sekitar desa banyak limbah organik sawit yang merupakan media berkembang biak BSF.
Hasil budidaya Maggot ini dijadikan bahan campuran pembuatan pakan alternatif. Penerapan pengunaan Maggot sebagai bahan campuran pakan ikan berhasil, dimana pertumbuhan ikan lebih cepat, yang biasanya membutuhkan 6 bulan, dengan pakan maggot hanya membutuhkan waktu 4 bulan 15 hari sudah bisa dipanen.
Terobosan ini menjadi bukti terwujudnya program prioritas KKP membangun kampung kampung budidaya yang dapat mengentaskan kemiskinan. Kegiatan ini membuktikan, dengan berbasis kearifan lokal dan dukungan penyuluh perikanan dapat mengembangkan terobosan dalam mengatasi tingginya biaya produksi pakan ikan yang akan berimbas meningkatnya kesejahteraan pembudidaya ikan.
Pembudidaya ikan sedang menebarkan mineral yang dapat menyuburkan tanah sebagai langkah awal persiapan kolam sebelum ditebar ikan. Transfer pengetahuan kepada pembudidaya ikan menjadi peran penting dari pendamping perikanan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen, Kamis (8/4/2021). Kampung Perikanan yang menjadi program strategis Kementerian Kelautan dan Perikan RI dalam pengentasan kemsikinan terbukti efektif dan berhasil diterapkan di Pokdan Handayani Kampung Perikanan Desa Sido Mukti Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. (fornews.co/mushaful imam)Pembudidaya ikan menunjukan larva Maggot di rumah penangkaran. Penerapan teknologi tepat guna dengan melihat potensi dan kearifan lokal dapat menjadi solusi pakan alternatif yang lebih murah, Kamis (8/4/2021). Kampung Perikanan yang menjadi program strategis Kementerian Kelautan dan Perikan RI dalam pengentasan kemsikinan terbukti efektif dan berhasil diterapkan di Pokdan Handayani Kampung Perikanan Desa Sido Mukti Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. (fornews.co/mushaful imam)Pembudidaya ikan sedang membuat pakan ikan mengunakan bahan alternatif dari Manggot. Penerapan teknologi tepat guna sederhana dan berbiaya murah sangat membantu pembudidaya ikan, Kamis (8/4/2021). Kampung Perikanan yang menjadi program strategis Kementerian Kelautan dan Perikan RI dalam pengentasan kemsikinan terbukti efektif dan berhasil diterapkan di Pokdan Handayani Kampung Perikanan Desa Sido Mukti Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. (fornews.co/mushaful imam)Pembudidaya ikan sedang memberi makan ikan mengunakan pakan alternatif yang mereka buat sendiri. Mengunakan teknologi tepat guna dapat menjadi solusi bagi pembudidaya ikan. Kampung Perikanan yang menjadi program strategis Kementerian Kelautan dan Perikan RI dalam pengentasan kemsikinan terbukti efektif dan berhasil diterapkan di Pokdan Handayani Kampung Perikanan Desa Sido Mukti Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. (fornews.co/mushaful imam)Pembudidaya ikan sedang memanen ikan hasil pembudidayaan mengunakan pakan altenatif Manggot, Sabtu (25/8/2021). Penerapan teknologi tepat guna pakan alternatif dapat mempercepat pertumbuhan ikan yang biasa siklus panen 6 bulan ini hanya dalam 4 bulan dengan hasil panen yang sama. Kampung Perikanan yang menjadi program strategis Kementerian Kelautan dan Perikan RI dalam pengentasan kemsikinan terbukti efektif dan berhasil diterapkan di Pokdan Handayani Kampung Perikanan Desa Sido Mukti Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. (fornews.co/mushaful imam)Pembudidaya ikan sedang mengangkat ikan dari kolam penampungan untuk dijual ditimbang, Sabtu (25/8/2021). Dengan hasil panen yang sama dan waktu yang lebih singkat sangat menguntung secara ekonomis. Kampung Perikanan yang menjadi program strategis Kementerian Kelautan dan Perikan RI dalam pengentasan kemsikinan terbukti efektif dan berhasil diterapkan di Pokdan Handayani Kampung Perikanan Desa Sido Mukti Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. (fornews.co/mushaful imam)Pembudidaya ikan sedang menimbang ikan yang berada di kolam penampungan, Sabtu (25/8/2021). Dengan hasil panen yang sama dan waktu yang lebih singkat sangat menguntung secara ekonomis. Kampung Perikanan yang menjadi program strategis Kementerian Kelautan dan Perikan RI dalam pengentasan kemsikinan terbukti efektif dan berhasil diterapkan di Pokdan Handayani Kampung Perikanan Desa Sido Mukti Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. (fornews.co/mushaful imam)Pembudidaya ikan sedang membawa ikan mengunakan sorong seteah ditimbang untuk dimuat kedalam mobil pengangkut, Sabtu (25/8/2021). Dengan hasil panen yang sama dan waktu yang lebih singkat sangat menguntung secara ekonomis. Kampung Perikanan yang menjadi program strategis Kementerian Kelautan dan Perikan RI dalam pengentasan kemsikinan terbukti efektif dan berhasil diterapkan di Pokdan Handayani Kampung Perikanan Desa Sido Mukti Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. (fornews.co/mushaful imam)Ikan hasil panen yang telah di timbang dan disi oksigen dimasukan kedalam mobil truk boks berpendingin bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sabtu (25/8/2021). Dengan truk ini ikan akan terjaga kesegaran saat proses pengiriman untuk di jual. Kampung Perikanan yang menjadi program strategis Kementerian Kelautan dan Perikan RI dalam pengentasan kemsikinan terbukti efektif dan berhasil diterapkan di Pokdan Handayani Kampung Perikanan Desa Sido Mukti Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. (fornews.co/mushaful imam)
JAKARTA, fornews.co -- Ketimpangan akses ekonomi bagi perempuan kembali menjadi sorotan, dengan legalitas usaha muncul sebagai titik krusial yang selama...