PALEMBANG, fornews.co – Upaya Gubernur Sumsel Herman Deru menjadikan Terminal Karya Jaya sebagai terminal terpadu atau multimoda mendapat respons positif Pemerintah pusat dalam hal ini Menteri Perhubungan.
“Kita bukannya ingin membuat terminal baru tapi memanfaatkan terminal yang sudah ada sehingga menjadi terpadu antara angkutan darat, sungai, dan kereta api,” ujar HD pada rapat pembahasan Terminal Karya Jaya bersama Kementerian Perhubungan secara virtual conference, Rabu (16/09).
Menurut HD, keberadaan terminal terpadu diyakini akan menghidupkan lagi aktivitas Terminal Tipe A tersebut yang belakangan memang sepi.
“Apalagi (jalur) kereta juga sudah ada. Dengan adanya terminal terpadu, tentu aktivitas kereta mahasiswa yang kurang aktif, akan hidup kembali. Termasuk juga transportasi air dan angkutan darat seperti bus,” katanya.
Keinginan HD untuk membuat terminal terpadu itu tercetus saat dirinya meninjau langsung kondisi Terminal Karya Jaya, beberapa waktu lalu. Terminal yang berada di Jalan Lintas Palembang-Indralaya itu rencananya akan dibuat terintegrasi dengan angkutan darat, sungai maupun kereta api.
Meski saat ini tanggung jawab mengenai terminal masih dimiliki Kementerian Perhubungan, namun HD tidak mempermasalahkan hal itu. Sebab dengan adanya terminal multimoda, justru keberadaan terminal akan bisa dimanfaatkan masyarakat sebagaimana mestinya.
Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi tak mempermasalahkan jika Terminal Karya Jaya dijadikan terminal terpadu.
“Untuk peningkatan dan pembangunan infrastruktur, tentu akan didukung asal manfaatnya yang akan dirasakan nantinya bisa terus menerus. Itu sesuai dengan instruksi presiden. Presiden tidak ingin setelah pembangunan infrastruktur itu menjadi terbengkalai,” tuturnya. (ije)
















