PALEMBANG, fornews.co-Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi mengharapkan, keberhasilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel dalam menciptakan zero konflik di wilayahnya, bisa ditularkan ke provinsi lain di Indonesia.
“Pemimpin harus di depan untuk menjadikan zero komplik, Alhamdulillah Sumsel bersama pak Alex Noerdin sudah memulainya. Kita harapkan bisa ditularkan ke daerah lain di Indonesia,” ujar Budi, saat berbicara pada kuliah akbar Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Anti Radikalisme di Griya Agung Palembang, Sabtu (28/10).
Budi mengungkapkan, Sumsel merupakan daerah yang dikenal zero konflik sehingga kondusifitas tersebut harus dijaga bersama karena untuk mempertahankannya tidaklah mudah.“Atas dasar itulah, saya mengajak semua pihak khususnya insan perguruan tinggi agar bersama menghindari konflik,” ungkapnya.
Budi melanjutkan, Indonesia menjadi negara yang kuat karena Kebhinekaan. Oleh sebab itu, Indonesia menjadi pusat dari pembangunan fisik dan non fisik dengan membangun dari pinggiran yang menghubungkan seluruh Indonesia. “Jika mempunyai pemaham agama yang baik, memiliki faham kebangsaan yang baik pasti radikalisme tidak terjadi. Acara ini sangat relevan sekali dilaksanakan terutama mahasiswa semangatnya tinggi,” tegasnya.
Sementara, Gubernur Sumsel Alex Noerdin menuturkan, suasana yang kondusif menjadi modal utama dalam membangun Sumsel, yang akan berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumsel dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat Indonesia. “Sumsel dari dulu terkenal dengan zero konflik. Terimakasih kepada masyarakat Sumsel yang telah menjaga kondusifitas sehingga Sumsel dipercaya menjadi tuan rumah Asian Games,” tuturnya.
Pada kuliah akbar tersebut, juga dilaksanakan deklarasi anti radikalisme oleh para mahasiswa dari seluruh universitas yang ada di Sumsel. (tul)

















