MUARA ENIM, fornews.co – Menteri Investasi/Kepala BPKM, Bahlil Lahadalia mengatakan, proyek hilirisasi ini akan membuka lapangan pekerjaan sekitar 12-13 ribu, mulai dari konstruksi yang dilakukan Air Products and Chemicals, serta sekitar 11-12 ribu untuk yang dilakukan di hilir oleh Pertamina.
“Kalau ada lima investasi seperti yang ada di hadapan kita ini, 70 ribu lapangan pekerjaan akan tercipta. Itu yang langsung, yang tidak langsung biasanya dua sampai tiga kali lipat. Inilah kenapa saya ikuti terus, saya kejar terus,” ujar dia, disela-sela groundbreaking proyek hilirisasi batu bara menjadi DME di Kabupaten Muara Enim, Sumsel, Senin (24/01/2022) pagi.
Sementara, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, telah meminta semua jajaran terkait untuk menyelesaikan proyek ini sesuai dengan target yang ditetapkan, yaitu kurang dari tiga tahun.
“Sebelum masuk ke sini, saya kumpulkan semua yang berkaitan dengan ini untuk memastikan bahwa ini selesai, sesuai yang disampaikan oleh Air Products dan juga tadi Menteri Investasi, 30 bulan. Jangan ada mundur-mundur lagi,” ungkap dia.
Jokowi melanjutkan, proyek hilirisasi ini juga akan dilakukan di daerah lainnya, karena Indonesia memiliki deposit batu bara yang cukup.
“Kita harapkan nanti setelah di sini selesai, dimulai lagi di tempat lain. Ini hanya bisa menyuplai Sumsel dan sekitarnya, kurang lebih enam jutaan KK (Kepala Keluarga),” tandas dia. (aha)

















