
PENDOPO, fornews.co – Bank Sumsel Babel Cabang Pembantu (Capem) Pendopo, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), mengaku merosotnya komoditi andalan masyarakat Bumi Serepat Serasan (karet), belum berdampak pada transaksi atau kredit macet.
Kepala Bank Sumsel Babel Capem Pendopo, Abraham mengatakan, debitur Bank Sumsel Babel Capem Pendopo, banyak juga petani karet. Namun, tidak satupun kreditnya macet. “Alhamdulillah di bank ini tidak ada kredit macet. Saat ini lancar-lancar saja meskipun harga getah karet sedang turun. Karena nasabah kita ditentukan oleh tim khusus yang memilah calon nasabah, meskipun itu dari kalangan petani,” ujar Abraham, Senin (17/07).
Kendati demikian sambung Abraham, di antara debitur ada saja yang menunggak, tapi dipastikan bukan kategori macet. Hanya terlambat pembayaran, dan semua tetap berjalan sesuai harapan. Diakuinya, jika prioritas pemberian pinjaman Bank Sumsel Babel Capem Pendopo, yakni pelaku usaha mikro. Sedangkan, dari kalangan petani karet juga yang mengajukan pinjaman rata-rata mempunyai usaha mikro.
“Jadi pinjaman yang telah kita cairkan bukan untuk mengembangkan kebun karetnya tapi sebagai tambahan modal untuk mengembangkan usaha mikronya. Dengan begitu, meski harga getah karet murah,tidak begitu berpengaruh terhadap pembayaran debitur,” pungkasnya. (son)

















