JAKARTA, fornews.co-Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III ada di kisaran minus 3 persen, disebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih baik dari angka pertumbuhan ekonomi di kuartal II yang berada di angka minus 5,32 persen.
Jokowi yang menyampaikan saat Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/11) siang itu, juga menyebut bahwa angka tersebut lebih baik jika dibandingkan dengan negara-negara lain.
“Kuartal III mungkin pertumbuhan ekonomi minus 3 lebih sedikit, dan itu adalah trennya membaik, trennya positif. Mungkin sehari-dua hari, tiga hari ini akan diumumkan oleh BPS,” kata dia.
Jokowi mengungkapkan, pada kuartal IV ini sangat penting sekali untuk bisa terus memperbaiki tren pertumbuhan ekonomi tersebut. Jadi, dia meminta agar realisasi belanja pemerintah pada kuartal IV ini dilakukan dengan maksimal.
“Syukur bisa masuk ke positif. Sehingga belanja/spending harus menjadi kejar-kejaran kita semuanya. Saya harap realisasi belanja kita betul-betul harus berada pada titik yang paling maksimal,” ungkap dia.
Kemudian, terang Jokowi, untuk indikator angka pengeluaran konsumsi rumah tangga pada kuartal III, masih berada pada kisaran minus 4.
“Pemerintah harus berupaya untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Sehingga menjadi kewajiban kita semua untuk memperkuat demand, agar konsumsi ini akan menjadi lebih baik,” terang dia.
Jokowi melanjutkan, terus mengingatkan agar kementerian/lembaga mempertahankan realisasi belanja pada kuartal I tahun 2021 mendatang. Presiden mengharapkan agar daya ungkit di kuartal I tersebut juga terus naik.
”Harus mulai di-start dari sekarang. Begitu Bapak-Ibu menerima DIPA, itu sudah bisa langsung ada lelang, sehingga nantinya kita harapkan bulan Januari, Februari, Maret tidak stuck, setelah kuartal IV langsung drop,” pesan Jokowi.
Tak lupa, Presiden Jokowi menyampaikan, realisasi bantuan sosial dan belanja modal terutama infrastruktur, baik di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, dan kementerian yang lain bisa digiring untuk segera dimulai. (aha)

















