PALEMBANG, fornews.co – Kader PDI Perjuangan (PDIP) Sumsel diimbau untuk meningkatkan kepekaan sosial, menjaga harmoni masyarakat, serta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana musiman.
Imbauan yang disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sumsel, Devi Suhartoni itu, karena akhir tahun bukan hanya momentum perayaan, namun masa yang menuntut kehadiran nyata seluruh elemen bangsa, termasuk partai politik, dalam menjaga ketenangan sosial dan keselamatan publik.
“PDI Perjuangan lahir dari rakyat dan bekerja untuk rakyat. Karena itu, dalam setiap momentum sosial, baik perayaan keagamaan, situasi darurat, maupun bencana, partai harus hadir secara tulus, tenang, dan solutif,” ujar dia.
Masa perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini, kata Devi, partai menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan toleransi antarumat beragama sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.
“Silaturahmi dengan tokoh agama dan kehadiran kader di lingkungan sekitar diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga suasana damai dan saling menghormati,” kata dia.
Devi mengungkapkan, saat dihadapkan pada musim hujan yang berpotensi menimbulkan banjir dan angin puting beliung ini, jajaran partai juga diminta untuk memahami kondisi wilayah masing-masing, meningkatkan kesiapsiagaan, serta bergerak cepat dan terkoordinasi apabila terjadi bencana.
Devi juga mengingatkan pentingnya aksi-aksi kerakyatan yang bersifat sederhana namun berdampak langsung bagi masyarakat, seperti membantu pengguna jalan, menolong kendaraan mogok, serta penanganan darurat pada jalan rusak demi keselamatan bersama.
“Kerja Partai bukan soal tampil, tetapi soal hadir. Bukan soal ramai di media, tetapi sejauh mana kehadiran itu dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegas Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) itu.
Berikutnya terkait publikasi kegiatan, Devi meminta agar seluruh aktivitas partai didokumentasikan dan disampaikan secara wajar, beretika, dan tidak berlebihan. Dokumentasi itu dimaksud sebagai bentuk pertanggungjawaban organisasi, bukan sebagai sarana pencitraan personal.
“PDI Perjuangan menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan politik gotong royong, politik yang bekerja dalam senyap, namun nyata dirasakan oleh masyarakat, terutama pada masa-masa yang membutuhkan solidaritas dan kepedulian bersama,” tandas dia. (aha)
















