SEKAYU, fornews.co – Kebijakan Bupati Muba Dodi Reza meng-cover pelayanan kesehatan warga prasejahtera di Muba sebagai peserta BPJS Kesehatan menuai berkah. Alhasil, Muba meraih predikat Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan.
Dodi telah mengucurkan dana APBD sebesar Rp35 miliar untuk membuatkan asuransi BPJS kepada 232 ribu warga Muba dari Basis Data Terpadu (BDT) Dinas Sosial Muba. Itu menyusul program berobat gratis jaminan Muba Sehat resmi dihentikan pemerintah pusat pada 1 Januari 2019, karena menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018.
“Jadi, saat ini sudah 95 persen warga Muba yang sudah ter-cover BPJS Kesehatan yang pembiayaannya dibebankan menggunakan APBD Muba, dan Alhamdulillah Muba mencapai predikat Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan,” kata Dodi Reza Alex Noerdin di sela launching Universal Health Coverage (UHC) dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Kerja Sama Daerah Perbatasan antara Pemkab Muba dengan Pemkab Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumsel, di Opp Room Pemkab Muba, Senin (11/03).
Menurut Dodi, komitmen pemberian asuransi kesehatan gratis bagi masyarakat Muba, khususnya bagi warga prasejahtera bukan menjadi hal yang baru di Musi Banyuasin.
“Ke depan tugas yang akan kita realisasikan dan kejar yakni, bagaimana menciptakan pelayanan kesehatan yang semakin baik dan fasilitas kesehatan yang lengkap di Muba, serta kesejahteraan tenaga kesehatan di Muba meningkat,” tegasnya.
Dodi menyatakan akan fokus meningkatkan pelayanan dan fasilitas kesehatan mulai dari puskesmas cabang pembantu di pedesaan hingga RSUD Sekayu. Bahkan, saat ini RSUD Sekayu telah menjadi RS rujukan di Provinsi Sumsel.
“Pemkab Muba juga akan menerapkan prosedur open member, yang nantinya tidak ada lagi warga Muba yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis dan baik, semuanya harus tercover pada asuransi kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi Direksi Wilayah Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Bengkulu BPJS Kesehatan, dr Erna Wijaya Kesuma sangat mengapresiasi Pemkab Muba yang telah mengcover sebagian besar warga Muba dalam kepesertaan JKN-KIS atau BPJS Kesehatan.
“Kami dari pihak BPJS Kesehatan sangat kagum dan mengapresiasi Bupati Muba yang sangat komitmen dan konsisten memperhatikan serta merealisasikan pelayanan kesehatan bagi warganya. Oleh sebab itu, Muba sangat pantas mendapatkan predikat UHC,” cetusnya.
Erna mengimbau kabupaten/kota lain kiranya dapat mencontoh komitmen Pemkab Muba dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan terhadap warga di daerah masing-masing.
“Semoga apa yang sudah dilakukan Pemkab Muba ini dapat menjadi inspirasi daerah lainnya khususnya di Sumsel,” imbuhnya.(bas)
















