PALEMBANG, fornews.co – Musim hujan berdampak negatif bagi kesehatan. Terlebih lagi jika kondisi lingkungan tidak diperhatikan akibatnya virus dan bakteri pun lebih mudah untuk menyerang tubuh manusia.
Berikut beberapa penyakit yang paling rentan menyerang di musim hujan, yakni:
- Batuk
Batuk adalah respons alami dari tubuh sebagai sistem pertahanan untuk mengeluarkan zat dan partikel dari dalam saluran pernapasan, serta mencegah benda asing masuk ke saluran napas bawah.
Batuk yang terjadi sesekali itu normal karena dapat membantu menggerakkan dahak yang bertugas menjaga saluran napas tetap lembap. Batuk yang terus-menerus apalagi ditambah gejala lain, seperti demam dan dahak berwarna atau berdarah, dapat menandakan gangguan medis.
Berdasarkan durasinya, batuk dapat digolongkan menjadi batuk akut yang berlangsung selama kurang dari 3 minggu, batuk sub-akut yang terjadi selama 3-8 minggu, dan batuk kronis yang berlangsung lebih dari 8 minggu.
- Pilek
Pilek adalah kondisi ketika hidung mengeluarkan ingus atau lendir, baik sesekali maupun terus-menerus. Lendir yang keluar dapat terlihat bening, hijau, atau kekuningan. Teksturnya bisa encer atau kental, tergantung kepada penyebab yang mendasarinya. Penyebab pilek bervariasi meliputi infeksi, alergi, paparan udara dingin atau kering, dan konsumsi makanan pedas.
Pilek umumnya sembuh dengan sendirinya. Namun demikian, segera cari pertolongan dokter apabila mengalami gejala yang serius.
- Demam
Demam adalah peningkatan suhu tubuh sementara dalam menanggapi penyakit atau rasa sakit. Berdasarkan Harvard Medical School, kondisi ini merupakan cara tubuh yang paling efektif dalam menghadapi infeksi.
Gejala yang umum dari kondisi ini adalah merasa dingin ketika orang lain tidak merasa dingin, menggigil, kulit Anda terasa panas jika disentuh, sakit kepala, kehilangan selera makan, dehidrasi, depresi, sulit konsentrasi, kantuk dan berkeringat.
- Demam Berdarah Dengue (DBD)
Demam berdarah atau demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue. Virus ini masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yang hidup di wilayah tropis dan subtropis.
- Diare
Diare adalah penyakit yang membuat penderitanya menjadi sering buang air besar, dengan kondisi tinja yang encer. Pada umumnya, diare terjadi akibat makanan dan minuman yang terpapar virus, bakteri, atau parasit.
Gejala diare bervariasi, umumnya meliputi perut kembung atau kram, tinja encer, rasa mulas, atau terkadang mual dan muntah. Selain itu, penurunan berat badan, tinja berlendir, berdarah, atau mengandung makanan yang belum tercerna, demam serta sakit kepala.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel, Ferry Yanuar mengatakan, kelima penyakit ini paling rentan menyerang saat musim hujan melanda. Karena itu, pihaknya meminta masyarakat untuk memperhatikan lingkungan sekitarnya.
“Jangan ada sarang nyamuk dan harus tetap higienis. Kami dari Dinkes juga akan menggerakkan masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN),” ujarnya saat dihubungi, Rabu (08/01).
Selain itu, upaya lain untuk mencegah penyakit tersebut yakni istirahat yang cukup, konsumsi makanan sehat. Bahkan, jika perlu minum suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh. “Kalau ada keluhan kesehatan segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat,” tutupnya. (lim)
















