
SEKAYU, fornews.co – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), diminta meningkatkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) baik sektor pajak maupun retrebusi daerah.
Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Muba, Drs H Apriyadi MSi menilai, ke depan sejumlah OPD berpeluang untuk meningkatkan penerimaan pajak dan retrebusi daerah, terutama dari sektor perkebunan untuk meningkatkan pendapatan Tahun Anggaran 2018.
“Memang kedepan kawan-kawan OPD harus berfikir keras untuk menambah sumber pendapatan ini, jangan tergantung hanya dana dari pusat,” ujar Apriadi saat memimpin Rapat Pembahasan Kebijakan Pendapatan Tahun Anggaran 2018, di Ruang Rapat Sekda Muba, Rabu (05/07).
Asisten I Setda Muba, H Rusli SP MM mengatakan, selain OPD diminta untuk meningkatkan anggaran, OPD juga diimbau untuk mencari terobosan-terobosan terkait peningkatan PAD Bumi Serasan Sekate.
“Salah satu tujuan pembentukan Badan Pengelolaan Pajak dan Retrebusi Daerah (BPPRD) Muba, melalui PP 18 untuk meningkatkan PAD, diharapkan ke depan pembentukan tersebut PAD Muba, dapat meningkat secara signifikan,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Muba, Drs H M Yusuf Amilim MM mengungkapan total belanja langsung dan tidak langsung di RKPD Tahun 2018 sebesar Rp2.768.648.973.009, belum termasuk penyertaan modal dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Kemudian prognosa pendapatan Kabupaten Muba Tahun 2018 sebesar Rp2.809.005.548.660 sudah termasuk estimasi DAK sebesar Rp241.849.663.000. (cak)

















