PALEMBANG, Fornews.co – Kota Palembang dinilai hingga kini belum siap untuk menerapkan new normal. Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang pun memberikan sinyal bakal memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Ketua Ikatan Dokter Anak Sumsel, dr Silvia Ratna mengatakan masih banyak yang perlu dilakukan untuk menerapkan normal baru di Kota Palembang. Salah satunya edukasi sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang COVID-19.
“Kami menilai saat ini Palembang belum siap untuk menerapkan normal baru,” katanya, Senin (01/06).
Dengan edukasi yang baik, maka menurutnya dapat menekan dan meminimalisir penyebaran COVID-19 khususnya di Kota Palembang. Karena itu, dirinya pun meminta agar Pemkot Palembang kembali mengevaluasi surat edaran terutama terkait kegiatan belajar dan mengajar.
“Harus dipersiapakan dahulu semuanya, sebelum proses belajar mengajar dilakukan kembali, dan tadi saya minta, tolong dievaluasi,” singkatnya.
Sementara itu, Wali Kota Palembang, Harnojoyo mengatakan saat ini pihaknya tengah mengevaluasi pelaksanaan PSBB di Kota Palembang apakah berjalan baik atau tidak.
Namun, sejak diterapkan PSBB pada 20 Mei 2020 lalu, angka penularan dan reproduksi efektif (Rt) menurun dari 1,29 per 23 Mei 2020 menjadi 0,92 per tanggal 31 Mei. Per 31 Mei 2020, total warga Palembang yang terkonfirmasi positif mencapai 548 orang.
“Tapi, kami sedang meminta saran tokoh masyarakat, para dokter, dan beberapa pendapat para ahli apa saja yang nantinya perlu dievaluasi,”jelasnya Harnojoyo.
Menurutnya, PSBB pada dasarnya merupakan salah satu dasar dalam penerapan normal baru, yang mana masyarakat dibiasakan dengan penerapan pola hidup sehat seperti memakai masker dan menerapkan social distancing.
Karena itu, bisa saja PSBB ini bakal diperpanjang selama 14 hari kedepan sesuai dengan masa inkubasi. Dengan begitu, kesadaran masyarakat dapat semakin meningkat. Jika sudah meningkat maka Palembang sudah dapat menerapkan normal baru.
“Kami masih menunggu hasil evaluasi ini. Tapi, jika ini harus diperpanjang maka kami akan libatkan seluruh steakholder untuk melakukan edukasi,” tutupnya. (lim)

















