PALEMBANG, fornews.co – Seorang warga Sumsel harus dievakuasi ke Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang setibanya di Bandara Internasional SMB II, Selasa (03/03). Pasalnya, warga tersebut mengalami panas tinggi, batuk hingga sesak napas.
Kepala KKP Kelas II Palembang, Nur Purwoko Widodo membenarkan informasi tersebut. Dikatakannya, berdasarkan laporan warga tersebut berasal dari Prabumulih, Sumsel dengan inisial M (64) berjenis kelamin laki-laki. Ia menjelaskan, warga tersebut baru pulang dari Jeddah usai melakukan ibadah umrah.
M bersama rombongan mendarat pukul 11.20 WIB. Sesampainya di Bandara SMB II Palembang setelah dilakukan pemantauan, penumpang tersebut mengalami demam atau panas tinggi, batuk disertai sesak napas.
“Panas yang bersangkutan ini lebih dari 39 derajat dimana biasanya yang indikasi virus di atas 39 derajat,” katanya saat dihubungi, Selasa (03/03).
Dijelaskannya, sampai saat ini Arab Saudi belum ada laporan penderita Covid-19. Namun, kasus tersebut belum ditutup. Sehingga, pihaknya curiga dengan gejala tersebut dimana mengarah kepada suspect MERS.
Meskipun begitu, pihaknya harus merujuk yang bersangkutan ke RSMH untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan, untuk penumpang pesawat lainnya, diberikan kartu Alert Card untuk pemeriksaan di fasilitas kesehatan terdekat untuk meminimalisir terjangkitnya virus tersebut.
“Untuk perujukan itu kita serahkan ke RSMH Palembang, apakah dimasukkan ke ruang isolasi atau ke unit gawat darurat,” tutupnya.
Sementara itu, Humas RSMH Palembang, Ahmad Suhaimi membenarkan jika ada seorang pasien yang merupakan jemaah umrah yang dievakuasi ke RSMH Palembang. Namun, saat ini pasien masih harus diperiksa lebih lanjut oleh tim dokter.
“Kami belum tahu lebih lanjut. Tapi, yang bersangkutan kini ditempatkan di ruang isolasi. Nanti kami sampaikan kabarnya,” singkatnya. (lim)

















