PALEMBANG, fornews.co – Profesinya sebagai dokter tak menghalangi kreativitas Masayu Rita Dewi di bidang seni desain. Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang ini mendesain motif batik yang diberi nama Bersama Kita Bisa dan telah mengantongi hak cipta sebagai motif batik RSMH Palembang. Hak cipta tersebut disahkan oleh Dirjen Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM RI tertanggal 27 Februari 2020.
Menurut Rita, Motif Batik RSMH ini mempunyai arti khusus. Terdapat gambar dengan Logo RSMH di tengah kain. Titik-titik di tengah kain batik bermakna RSMH mengayomi semua elemen yang ada dan merupakan rumah sakit rujukan nasional.
Adapula gambar naga yang menggambarkan kekuatan mengawal air hujan dan banjir, karena RSMH Palembang berada di wilayah rawan banjir. Lalu, gambar nanas melambangkan RSMH berada di Kota Palembang, Sumatra Selatan, dan gambar teratai melambangkan rumah sakit yang mempunyai akar, tumbuh dan berkembang dimana- mana.
“Batik saat ini menjadi tren fashion yang dipakai oleh banyak orang. Selebriti bahkan kepala negara di berbagai belahan dunia sudah banyak yang memakai batik. Tentu sudah sepantasnya kita sebagai warga negara Indonesia ikut bangga memakai batik,” ujarnya, Sabtu (03/10).
Menurut Rita, menjadi seorang dokter memang sudah menjadi cita-citanya sejak kecil. Tapi, saat itu Rita juga kepincut untuk belajar ilmu desain, khususnya desain interior. Namun, keinginan belajar desain kandas ketika ayahnya meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji.
Perempuan kelahiran Palembang 5 November 1966 ini pun bertekad untuk menjaga ibunya dan memilih menjadi dokter dengan belajar di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya. Istri dari M Ayus Astoni ini juga sempat menimba ilmu di Utrecht Medical Centre Hospital Belanda.
“Alhamdulillah cita-cita menjadi dokter kesampaian. Syukur juga, hobi mendesain interior rumah masih bisa dilakukan,” kata ibu empat anak ini.
Sementara itu, Hukormas RSMH Palembang, Suhaimi mengatakan, tepat di Hari Batik tanggal 2 Oktober kemarin, para karyawan RSMH secara kompak mengenakan batik dengan motif karya dokter Rita. Kebersamaan dan kebanggaan dalam memakai batik terpantau ditunjukkan di media sosial akun masing-masing.
“Apalagi RSMH Palembang sudah memiliki Hak Cipta Motif Batik sendiri, tentu para pegawai bangga memakai batik,” tuturnya. (yas)
















