PALEMBANG, fornews.co – Jelang bulan Ramadan 1442H, Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru bersama unsur Forkopimda Sumatra Selatan melakukan tinjauan ke pasar tradisional yang ada di Kota Palembang, Senin (12/4/2021).
Peninjauan langsung ke pasar ini dilakukan untuk memantau ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat menjelang dan selama bulan suci Ramadan tahun ini sekaligus memantau harga pangan yang ada di pasar.
Dalam kunjungan ke Pasar Palimo dan Pasar Lemabang ini, Gubernur juga didampingi petugas Balai Besar POM Kota Palembang yang ingin memastikan bahwa kualitas bahan pangan yang dijual di pasar layak untuk dikonsumsi.
“Saya melakukan crosscheck di pasar hari ini guna memastikan stok bahan pokok tersedia dan harganya tetap stabil,” ujar Deru.
Deru menyampaikan, dari hasil pantauan tersebut diketahui harga bahan pokok seperti sayur mayur, ikan, kelapa, beras, dan telur, tidak terjadi lonjakan harga yang begitu tinggi.
“Semuanya masih stabil dan kenaikan harga masih di batas normal,” kata Deru.
Adapun kenaikan harga terjadi pada bahan pangan ayam dan daging. Namun menurut Deru, kenaikan masih wajar di kisaran 5 persen dari harga sebelumnya.
“Ayam mengalami kenaikan pada ayam potong merah. Akan tetapi masyarakat memiliki pilihan untuk membeli ayam petelur yang sudah tidak produktif yang harganya lebih murah,” ucap Deru.
Deru meminta kepada BB POM Palembang untuk meningkatkan pengawasan selama Ramadan dan jelang Lebaran nanti. Karena berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, ada saja pedagang curang yang menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya pada bahan pangan yang dijualnya. Selain itu, Deru meminta para Kepala Pasar yang ada di Sumsel untuk mengawasi para pedagang agar tidak melakukan tindakan curang dalam berdagang, seperti melakukan penimbunan barang dagangan dan diperlambatnya distribusi yang dapat menyebabkan kenaikan harga.
“Jika Kepala Pasar menemukan tindakan yang menyeleweng yang dilakukan oleh pedagang yang dapat menyebabkan harga menjadi naik, saya harap hal tersebut dapat dengan cepat dilaporkan ke pihak berwajib,” tegas HD. (ije)
















