SEKAYU, fornews.co – Memasuki bulan Oktober 2018, realisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) masih rendah yaitu sekitar 38,43% dari target 70%. Hal itu membuat Pemkab Muba mengambil beberapa langkah guna meningkatkan capaian PBB.
Asisten III Bidang Administrasi Umum (III) Setda Kabupaten Muba H Ibnu Sa’ad meminta peran aktif para Kepala UPTD saat memimpin rapat koordinasi di Ruang Rapat Randik, Senin (15/10).
“Stakeholder yang bertatap muka langsung dengan para kolektor PBB kan para UPTD. Sehingga diminta peran aktifnya untuk realisasi pembayaran PBB. Libatkan aparat desa setempat saat penagihan,” kata Ibnu.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan dan Pengelolaan Retribusi Daerah (BPPRD) Muba H Riki Junaidi mengatakan, sejauh ini ada kendala yang membuat penerimaan PBB tahun ini belum mencapai target.
“Beberapa kendala mulai dari kurangnya kesadaran masyarakat akan kewajiban membayar pajak hingga jaringan pada sistem yang sering bermasalah sehingga mengganggu proses pembaruan data,” terang dia.
BPPRD Muba, lanjut Riki, sudah melakukan tindakan untuk menggenjot penerima PAD dari sektor PBB, yakni turun langsung menjemput bola di lapangan tetapi terkendala karena jumlah SDM yang terbatas. (ije)

















