SEKAYU, fornews.co – Seperti halnya di daerah lain di seluruh Indonesia, hari ini DPC PDIP Kabupaten Musi Banyuasin berpartisipasi dalam pemecahan Rekor MURI penanaman pohon serentak yang diprakarsai pengurus PDIP Pusat dalam rangka memperingati HUT ke-48 PDIP.
Di Kabupaten Muba, ada sebanyak 21.000 bibit pohon yang ditanam dipimpin Ketua DPC PDIP Beni Hernedi. Menurut Beni, PDIP memiliki pemikiran besar di hari jadinya ke-48 yakni melakukan politik lingkungan. Politik lingkungan itu di antaranya semua kegiatan dilakukan dalam menjaga bumi beserta isinya agar jangan sampai rusak dan tetap lestari.
“Kami melakukannya di seluruh Indonesia, sejak tanggal 10 Januari lalu hingga hari ini, semua kader PDI Perjuangan diperintahkan menanam pohon di hutan dan di pinggir sungai,” ujarnya disela penanaman pohon di Bukit Pendape, Desa Keramat Jaya, Kecamatan Sungai Keruh, Sabtu (23/1/2021).
Beni menyampaikan, dipilihnya Bukit Pendape sebagai tempat penanaman pohon, dikarenakan bukit tersebut merupakan hulu beberapa anak sungai, juga Kawasan Hutan Benakat.
“Disini kita tanam 8.000 pohon, Bukit Pendape ini penting dijaga, kalau yang seperti ini rusak tentu suplai air itu akan berkurang,” kata Wakil Bupati Muba ini.
Tidak hanya di Bukit Pendape, lanjut Beni, penanaman pohon serentak juga dilakukan beberapa tempat strategis dalam Kabupaten Muba yakni di Danau Ulak Libok Sanga Desa, Sungai Pandan Ulang Kecamatan Lawang Wetan, Danau Siarak Batang Hari Leko l, Sungai Bentayan Kawasan Suaka Margasatwa Bentayan untuk Bayung Lencir dan Tungkal Jaya, dan Sungai Supat di Desa 108 Babat Supat, dengan total sekitar 21.000 bibit pohon.
“Bibit pohon yang terdiri dari beringin, unglen, pohon meranti, petai, dan jenis buahan-buahan ini bersumber dari bantuan berbagai pihak di antaranya Dinas Kehutanan Provinsi Sumatra Selatan dan kader PDIP sendiri. Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan acara ini,” tukasnya.
Acara penanaman pohon ini turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sumatra Selatan Susi Imelda Beni Hernedi, Kepala Seksi KPH Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Neneng Heliana, serta para kelompok pecinta hutan. (ije)
















