YOGYAKARTA, fornews.co—Penataan pedestrian kawasan Jalan Kiai Haji Ahmad Dahlan dari Titik Nol Kilometer hingga simpang Taman Parkir Wisata Ngabean akan dilanjutkan pada awal Juli 2021.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta, Hari Setyowacono, mengatakan penataan pedestrian dilakukan baik di sisi Utara dan Selatan Jalan KHA Dahlan.
“Konsep penataan pedestrian KHA Dahlan sama dengan sumbu filosofi karena bersinggungan langsung dengan garis sumbu filosofi di Titik Nol Kilometer,” kata Kepala pejabat PUPKP Kota Yogya, Jum’at (26/3/2021).
Dijelaskan, penataan pedestrian KHA Dahlan sisi Utara berupa penggantian lantai dengan material teraso dan membuat saluran ducting bawah tanah guna memindahkan kabel fiber optik di udara.
Baca: PKU Muhammadiyah Bangun Gedung Parkir Konsep CMS Pertama di Jogja
Di sudut simpang tiga antara Jalan KHA Dahlan dan Jalan Bhayangkara, di sebelah Barat Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, juga akan dibenahi untuk memudahkan kendaraan berbelok ke Jalan Bhayangkara.
Namun, badan Jalan KHA Dahlan yang dinilai tidak terlalu lebar tak memungkinkan untuk dilakukan pelebaran trotoar.
Sedangkan penataan pedestrian KHA Dahlan di sisi Selatan, yakni berupa penyempurnaan pengerjaan pedestrian seperti taman dan melengkapi street furniture. Karena area lahannya sempit dan banyak pejalan kaki maka sarana tempat duduk dibatasi.
“Tapi memang dibatasi untuk sarana tempat duduk karena lahannya sempit dan banyak pejalan kaki. Pedestrian ditata agar lebih ramah bagi pejalan kaki,” katanya.

Sebelumnya, tahun 2020, katanya, penataan pedestrian KHA Dahlan sisi Selatan sudah dilaksanakan, tapi belum sampai pada street furniture.
Penataan pedestrian itu menggunakan Dana Keistimewaan (Danais) Daerah Istimewa Yogyakarta kurang lebih sebesar Rp 9,9 miliar dengan waktu pengerjaan selama 150 hari.
Sementara untuk lelang pengerjaan akan dilakukan pada pertengahan bulan April 2021.
“Sekarang masih dilakukan review perencanaan. Harapannya setelah lebaran sudah ada pemenang lelang sehingga bisa masuk pengerjaan.”
Guna memperlancar penataan pedestrian KHA Dahlan, pihaknya melakukan koordinasi dengan wilayah Kemantren Gondomanan dan Ngampilan terkait keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan parkir di kawasan tersebut.
“Harapannya nanti KHA Dahlan bisa menghubungkan antara parkir Ngabean dengan Titik Nol. Jadi masyarakat atau wisatawan bisa menikmati berjalan dari Parkir Ngabean ke Titik Nol,” pungkas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta, Hari Setyowacono. (adam)
















