Pelaku Penembakan Satria Tewas Ditembus Peluru Polisi

Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari melihat jenazah pelaku Dayu diperiksa oleh petugas RSUD Ibnu Sutowo, Sabtu (24/11) malam. (fornews.co/bagus mihargo)

BATURAJA, fornews.co – Setelah sempat buron hampir dua bulan, Dayu alias Ari, pelaku penembakan Satria (16) warga Lorong Ogan Kabupaten Ogan Komering Ulu  (OKU) 12 Oktober lalu akhirnya berhasil diringkus polisi yang memburunya. Bahkan seakan terkena karma, Dayu tewas ditembus peluru anggota Reskrim Polres OKU, Sabtu (24/11) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari didampingi Wakapolres OKU Kompol Nurhadiansyah, Kasat Reskrim AKP Alex Andrian yang ditemui di kamar mayat RSUD Ibnu Sutowo mengatakan, Dayu adalah eksekutor penembakan Satria yang memang diburu jajarannya. Bahkan dari hasil pengembangan beberapa kasus lainnya, ternyata warga Desa Mencak Kabau, Kabupaten OKU Timur ini merupakan pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) lintas daerah.

“Pelaku ternyata residivis kelas kakap yang sering beraksi lintas provinsi. Pelaku ini tercatat ada beberapa laporan kasus pencurian di antaranya Polres Tangerang dan Jakarta Selatan,” kata Kapolres, Sabtu (24/11) malam.

Menurut Kapolres, penangkapan pelaku ini bermula saat anggota Reskrim menangkap pelaku perampokan yang ternyata masih teman pelaku. Dari keterangan pelaku tersebut petugas mendapati informasi jika yang melakukan penembakan terhadap Satria beberapa waktu lalu adalah komplotan Dayu.

“Berbekal informasi tersebut serta rekaman CCTV dari kawasan Pasar Atas Baturaja, kami pun mulai melakukan penyelidikan. Namun setelah berhasil diidentifikasi dan diburu, kami cukup kesulitan karena pelaku dikenal licin dan sering berpindah-pindah tempat tinggal,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menerangkan, beberapa waktu lalu saat akan diringkus, pelaku berhasil melarikan diri ke Tangerang. Namun dua minggu terakhir, polisi mendapat informasi pelaku pulang ke rumahnya. Setelah memastikan keberadaan pelaku, jajaran Polres OKU pun melakukan upaya penangkapan pelaku.

“Kami tahu jika pelaku kemana-mana membawa senjata api rakitan. Makanya kami sudah antisipasi dan berhati-hati. Benar saja, waktu pelaku akan ditangkap melakukan perlawanan dengan menembak petugas. Beruntung petugas bisa menghindar. Karena membahayakan dan mengancam jiwa petugas, maka kepada pelaku diberikan tindakan tegas terukur dengan menembak dada pelaku sehingga pelaku tewas di TKP,” papar Kapolres.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver beserta 4 peluru aktif dan 1 selongsong peluru yang ditembakkan ke arah petugas, satu kunci T dan sepasang sandal jepit.

“Kita juga sudah mengantongi identitas kelima pelaku lainnya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan kita lakukan penangkapan juga,” tukas Kapolres.

Sebelumnya, pada Jumat (12/10) dinihari, pelaku perampokan sepeda motor yang berjumlah enam orang beraksi di Lorong Ogan, Kelurahan Baturaja Lama, Kecamatan Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Karena kepergok warga yang sedang berkumpul di tenda hajatan, pelaku nekat menembak kerumunan warga yang mengejarnya. Ternyata peluru mengenai bagian kepala Satria yang langsung tewas di TKP. (gus)

Loading...