PALEMBANG, fornews.co – PT Liga Indonesia Baru telah menetapkan format babak 8 Besar Liga 2 2019 dengan sistem home & away. Namun belakangan muncul usulan dilakukannya sistem home tournament di tempat netral.
Seperti disampaikan Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin, untuk efisiensi anggaran maka mohon dipertimbangkan agar babak 8 Besar dan semifinal dilaksanakan dengan format home tournament. Bahkan manajemen Sriwijaya segera mengirimkan surat kepada PT LIB mengenai usulan ini.
“Usulan kita agar babak 8 Besar dilaksanakan home tournament saja. Sistem pertandingannya tetap kompetisi penuh dan setiap grup empat tim,” kata HZ, Minggu (13/10).
Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi pun menyambut positif usulan tersebut. Menurut Kas, memang ada baiknya babak 8 Besar dilangsungkan di satu tempat netral. Sebab ada beberapa tim yang “terlalu perkasa” di kandang, yang tidak pernah mengalami imbang apalagi kalah. Kondisi ini menjadi momok semua tim yang lolos ke babak 8 Besar.
“Tidak saya sebutkan mungkin sudah pada tahu tim yang dimaksud. Makanya kalau memang ada usulan dari mayoritas tim setuju untuk melaksanakan home tournament, saya sangat mendukungnya karena di tempat netral semua tim memiliki peluang yang sama besar menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tutur Kas.
Mengenai tempat pelaksanaan babak 8 Besar jika menggunakan format home tournament, Kas menyerahkan sepenuhnya kepada PT LIB.
“Soal tempat terserah, tapi tentunya netral dan tidak ada tim yang lolos dari kota itu,” tukasnya. (ije)

















