SEKAYU, fornews.co – Salah seorang legenda balap Indonesia, Chandra Alim, akan turut memamerkan skill-nya di gelaran Muba Asia Auto Gymkhana Cup (MAAGC) 2019 di Skyland International Circuit, Sekayu, Muba, Sumatra Selatan.
Chandra Alim dijadwalkan melakukan show off memutari sirkuit Skyland sepanjang 2,1 km tersebut sebanyak tiga putaran.
“Untuk Muba, untuk daerah kecil yang memiliki semangat tinggi menggelar event motosport internasional dan memiliki sirkuit kebanggaan Indonesia, Skyland International Circuit, saya siap hadir dengan suka cita,” ujar Chalim, sapaan akrabnya kepada awak media, Minggu (17/11).
Meski sudah tidak muda lagi, tapi aksi Chalim layak ditunggu. Pembalap yang pernah membintangi iklan produk minyak rambut ini juga masih aktif sebagai pembalap mobil di sirkuit Sentul.
“Diharapkan dengan hadirnya bung Chalim di Skyland, sekaligus bisa memberi advice untuk pembenahan sirkuit agar bisa dipakai untuk ajang balap mobil. Khususnya, kelas City Car dan LCGC,” sambung Riduan Tumenggung, kreator sirkuit Skyland dan Ketua OC di 2 event internasional yakni Muba Asia Auto Gymkhana Cup pada 1 Desember 2019, dan Muba Supermoto International Cup pada 7-8 Desember 2019.
Menurut Riduan, untuk keperluan event Auto Gymkhana Cup telah dilakukan pelebaran trek dari 10 menjadi 20 meter. Sedangkan untuk Muba Supermoto International, dibangun lintasan tanah “sirtu” dalam sepanjang 320 meter. Nantinya, peserta supermoto akan melahap lintasan aspal sepanjang 1,18 km dan venue tanah 320 meter.
Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan, saat ini persiapan sirkuit Skyland terus dimaksimalkan untuk menyukseskan dua event balap iinternasional di akhir tahun ini.
“H-7 MAAGC semua persiapan sudah rampung dan kita ingin menyukseskan event ini dengan baik,” terang Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia tersebut.
Dodi menegaskan, sirkuit Skyland adalah sirkuit permanen yang sudah menjadi aset berharga karena dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan untuk para pemuda Musi Banyuasin, serta kegiatan berskala nasional dan internasional.
“Dalam penyelenggaraan event-event yang ada, kami dari pemerintah daerah pun membebaskan biaya tiket masuk. Sehingga kegiatan disini dapat dinikmati masyarakat Musi Banyuasin dan Sumsel pada umumnya,” tukasnya. (ije)

















