PALEMBANG, Fornews.co – Pemeriksaan sampel Virus Corona atau COVID-19 di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang kini kembali dilanjutkan. Pasalnya, pasokan reagen telah didatangkan langsung dari Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang), Jakarta.
“Pasokan yang didatangkan yakni sebanyak 700 reagen dan mungkin akan kembali ditambah dalam waktu dekat,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel, Yusri, Rabu (22/04).
Ia menjelaskan, dengan adanya reagen serta alat pinjaman dirinya optimis mampu memeriksa 200 sampel dalam sehari. Bahkan, pihaknya akan berupaya agar pemeriksaan sampel ini dilakukan hingga mencapai 500 sampel per harinya.
Biasanya, dalam sehari pemeriksaan sampel hanya dilakukan sebanyak 96 sampel, dikarenakan alat pemutar sampel atau Centrifuge di BBLK hanya satu. Sehingga, pemeriksaan pun terbatas. Dirinya merincikan Centrifuge merupakan sebuah alat pemutar. Dimana, Centrifuge menampung 24 sampel kemudian diputar selama dua jam untuk mengetahui hasil sampel apakah positif atau negatif COVID-19.
“Nah nantinya akan ada alat tambahan dan rencananya akan diletakan disatu tempat yang sama khusus untuk pemeriksaan sampel sehingga meski ratusan sampel dapat diketahui dengan cepat hasilnya,” terangnya.
Dirinya juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran dan imbauan dari pemerintah. Karena tidak mungkin menghentikan penyebaran virus ini jika masyarakat tidak mematuhi aturan yang dibuat oleh pemerintah.
“Jadi jalan terbaik yakni taati imbauan seperti jaga jarak, hindari keramaian, gunakan masker dan cuci tangan karena dengan cara itu kita bisa menghindari virus,” imbaunya.
Untuk diketahui, berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel, total ODP di Sumsel yakni sebanyak 2.981 orang, dengan rincian 2.052 orang selesai dipantau, sisanya 929 orang masih dalam proses pemantauan.
Sedangkan untuk PDP yakni sebanyak 131 orang dengan rincian 72 orang selesai pengawasan, dan 59 orang masih proses pengawasan. Untuk sampel yang diperiksa yakni sebanyak 405 orang yang terdiri dari OTG sebanyak 241 orang, Positif yakni sebanyak 89 orang dan negatif sebanyak 123 orang.
“Untuk kasus terkonfirmasi baru per Rabu tidak ada atau nihil, Sedangkan untuk kasus sembuh yakni sebanyak empat orang,” tutupnya. (lim)

















