PALEMBANG, fornews.co – Antisipasi yang dilakukan Pemkab Musi Banyuasin terhadap pencegahan penyebaran Covid-19 begitu totalitas. Tak hanya sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat, Pemkab Muba juga akan mengambil berbagai langkah strategis untuk memastikan warga di Bumi Serasan Sekate bebas dari Covid-19.
Salah satunya adalah melakukan rapid test Covid-19 secara random atau acak bagi warga di Kabupaten Muba. Kegiatan ini dijadwalkan pada Jumat (27/03) mendatang. Bahkan bagi warga yang melakukan tes cepat ini tidak dikenakan biaya apapun alias gratis.
“Kita sudah siapkan anggaran Rp6,1 miliar dan salah satu peruntukan dana tersebut untuk membeli 1.000 peralatan rapid test yang akan dilaksanakan di Muba mulai 27 Maret nanti,” ujar Bupati Muba Dodi Reza Alex usai mengikuti Rapat Kesiapsiagaan Penanganan Covid-19 yang dipimpin Mendagri Tito Karnavian di Griya Agung Palembang, Sabtu (21/03).
Menurut Dodi, pelaksanaan rapid test nanti akan dilakukan secara acak kepada warga Muba di setiap kecamatan. “Teknisna nanti petugas medis dari Muba yang akan mendata. Yang jelas rapid test ini dilakukan supaya virus berbahaya ini tidak masuk ke wilayah Muba,” tegasnya.
Menurut Dodi, meski Pemerintah pusat sudah mengalokasikan peralatan rapid test, namun Pemkab Muba akan lebih memaksimalkan pencegahan dengan lebih cepat melakukan tes agar virus corona tidak menyebar di Muba.
“Ya, kan saat ini yang dari Pemerintah pusat masih menunggu, prinsipnya kan kita harus sigap dalam pencegahan,” terangnya.
Lebih lanjut Dodi menerangkan, saat ini dalam upaya pencegahan virus corona, Pemkab Muba meniadakan seluruh kegiatan yang sifatnya mengumpulkan massa.
“Sosialisasi dan edukasi terus berjalan, OPD dan elemen lainnya terus pro aktif di Muba. Bahkan, fasilitas kebutuhan hand sanitizer dan tempat cuci tangan kita siapkan di setiap titik-titik ruang publik di wilayah Muba,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengapresiasi upaya Pemkab Muba yang sangat sigap dan pro aktif dalam upaya pencegahan dan kesiapsiagaan penyebaran virus corona.
“Langkah cepat dan pro akfif tersebut sangatlah tepat. Saya berharap agar semua Kepala Daerah benar-benar serius dalam pencegahan virus corona ini,” katanya.
Mantan Kapolri ini menambahkan, dirinya meminta agar setiap daerah terus memberikan edukasi kepada warga untuk antisipasi dan menunda semua kegiatan yang bersifat mengumpulkan kerumunan massa.
“Ini demi kebaikan bersama. Alhamdulillah Sumsel zero yang positif terkena wabah virus corona. Mari kita jaga bersama ini,” pungkasnya. (ije)

















