SEKAYU, fornews.co – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mempersiapkan langkah-langkah untuk mengintegrasikan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Hal itu dibahas dalam Rapat TAPD dengan perangkat daerah terkait di ruang rapat Serasan Sekate, Selasa (17/4).
Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Taufik Rusydi dalam laporannya menyampaikan, berdasarkan instruksi Presiden dan dukungan Kemendagri bahwa Pemerintah Daerah harus mendukung semua masyarakat pada tahun 2019 untuk mempunyai kartu jaminan kesehatan.
“Secara politis masyarakat Musi Banyuasin sudah tercover jaminan kesehatan, tetapi dalam hal ini tidak termasuk di dalam target pusat. Jadi target pusat adalah seluruh masyarakat memiliki kartu BPJS yang dicanangkan oleh Pemerintah,” kata Taufik.
Sekretaris Daerah Muba H Apriyadi mengatakan, memperhatikan amanat UU bahwa tahun 2019 wajib hukumnya kabupaten/kota menganggarkan alokasi untuk JKN (Jaminan Kesehatan Nasional), maka berbagai langkah persiapan untuk hal itu sudah mulai dilakukan.
“Penduduk kita 676.000, yang sudah menjadi peserta BPJS 300.840 belum termasuk JKN, dan jumlah peserta BPJS Kabupaten Muba di luar PBI APBD 12.948. Artinya penduduk Muba yang belum masuk BPJS 399.735. Ini akan menjadi perhatian kita,” tukas Apriyadi. (ije)

















