SEKAYU, fornews.co – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Musi Banyuasin menghimpun zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Rp6.710.730.033 per 26 Desember 2019. Di waktu yang sama, ZIS yang disalurkan berjumlah Rp6.799.996.162.
“Program-program penyaluran dari dana zakat tahun 2019 lebih terukur dengan adanya pendampingan dan monitoring program sehingga mustahik merasakan manfaat yang lebih besar,” ujar Ketua Baznas Kabupaten Muba H Lukmanul Hakim saat menyampaikan hasil laporan realisasi pengelolaan dana zakat, infak dan sedekah tahun 2019 dan rencana kerja anggaran tahunan (RKAT) tahun 2020 di ruang rapat Serasan Sekate Pemkab Muba, Jumat (27/12).
Lukman menyampaikan RKAT tahun 2020, Baznas Muba untuk penyaluran program Muba Makmur sebesar Rp2.312.747.500, program Muba Cerdas Rp774.837.000, program Muba Sehat sebesar Rp16.386.000, sedangkan program Muba Taqwa penyalurannya sebesar Rp753.318.000, dan program Muba Peduli (kemanusiaan) Rp1.978.094.286, dan progam Dana Amil sebesar Rp954.613.376.
“Tahun 2020, kami tetap berharap dapat membantu Pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Muba,” kata Lukman.
Asisten Setda Pemkab Muba Bidang Administrasi Umum, H Ibnu Saad mengatakan, Pemkab Muba mengapresiasi program-program yang telah dicanangkan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Musi Banyuasin tersebut.
“Untuk kegiatan yang sangat bermanfaat ini, Bupati Muba H Dodi Reza Alex mengapresiasi jajaran Baznas Kabupaten Muba yang terus membantu Pemkab Muba dalam penanggulangan kemiskinan,” ujarnya.
Ibnu mengharapkan, Baznas Kabupaten Muba akan lebih mendorong program pengumpulan zakat agar terus meningkat sehingga makin banyak program yang bermanfaat bagi para mustahik.
“Semoga Baznas di Muba dapat menjadi contoh yang terbaik bagi kabupaten lainnya,” harap Ibnu.
Ibnu Saad juga mengimbau pelaksanaan pekerjaan tahun 2020 mendatang dapat dilaksanakan sesuai dengan standar operasional prosedur pedoman aturan perundang-undangan yang berlaku. (ije)

















