
SEKAYU, fornews.co – Guna mendapatkan data akurat dalam menunjang pembangunan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), pemerintah setempat menyelenggarakan sekaligus sosialisasi pelatihan pelaksanaan Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM).
Pj Bupati Muba, H Yusnin mengatakan, perlu menjadi perhatian bersama bahwa data yang diperoleh nanti sangat berguna dalam menentukan sasaran program di daerah ini. Serta sangat dibutuhkan keterlibatan dan dukungan penuh dari aparat kelurahan dan desa dalam mensukseskan pemutakhiran data kemiskinan ini.
“Dengan pelatihan ini, semoga kita dapati data yang akurat, dibandingkan dengan data sebelumnya,” ujarnya saat membuka acara sosialisasi dan pelatihan MPM Muba, di Wisma Atlet Sekayu, Selasa (21/02).
Selanjutnya dia berharap, Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) sebagai motor kegiatan untuk senantiasa mendukung pelaksanaan MPM Kabupaten Muba, sehingga menjadi daerah percontohan pelaksanaan pemutakhiran data mandiri bagi kabupaten lainnya.
“Para peserta pelatihan agar dapat mengikuti dan memahami sosialisasi dan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya. Kepada narasumber dan pelatih, kiranya dapat memberikan materi dengan sabar dan terperinci sehingga materi yang disampaikan dapat lebih mudah dimengerti dan dipahami oleh peserta,” pesan Yusnin.
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten II Setda Muba Ir Sulaiman Zakaria MT, Staf Ahli Bupati Muba Bidang Pembangunan Ali Badri ST MT, Organisasi Perangkat Daerah Muba, narasumber dari Hastamik Purbatin Wahyuningsih, serta peserta pelatihan petugas pendaftar persiapan pelaksanaan MPM.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Muba, Drs H M Yusuf Amilin mengungkapkan, Muba, merupakan salah satu dari sembilan kabupaten/kota se Indonesia, yang ditunjuk menjadi pilot project pendataan mandiri.
“Peserta berjumlah 165 orang yang terdiri dari Kasi Kesos Kelurahan dan Kaur Umum Desa, yang diambil dari 10 kecamatan, dari 14kKecamatan di Muba. Dimana empat kecamatan lainnya telah dilatih lebuh dahulu pada tahun 2016 lalu,” sebut Yusuf. (cak)

















