SEKAYU, fornews.co – Pemkab Musi Banyuasin memasifkan pelaksanaan 3T (testing, tracing, treatment) untuk mengantisipasi masuknya virus corona jenis baru SARS-CoV-2 B117 yang sudah menyebar di 38 negara termasuk Indonesia.
“Pelaksanaan 3T kita masifkan, di antaranya mengajak warga bersedia melakukan testing atau pengecekan kesehatan melalui rapid test dan tes swab jika diperlukan, kemudian membuka diri terhadap proses tracing atau penelusuran kontak kasus positif, serta segera menjalani treatment atau perawatan dengan benar,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Muba, dr Azmi Dariusmansyah, Rabu (3/3/2021).
Menurut Azmi, tenaga kesehatan dan seluruh tim Satgas Penanganan Covid-19 Muba tetap memaksimalkan pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di RS Rujukan dengan menambah fasilitas sarana dan prasarananya.
“Selain itu sebagai upaya untuk menimbulkan herd immunity atau kekebalan kelompok dengan cara vaksinasi. Dalam persoalan mutasi gen kita tetap berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memantau perkembangannya,” terang Azmi.
Bupati Muba Dodi Reza Alex mengingatkan kepada seluruh pegawai di OPD dan warga Muba tetap mengedepankan protokol kesehatan saat bepergian dan ketika berada di luar rumah.
“Prokes sangat penting dipatuhi, kalau kita patuh Prokes Insyaallah kita akan terhindar dari penularan wabah,” ujarnya.
Dodi menyampaikan, temuan mutasi baru ini pun menjadi catatan baru di tengah momen genap setahun pandemi virus corona menjangkit Indonesia.
“Mari kita sama-sama berkolaborasi untuk menghadapi pandemi Covid-19 dan jangan sampai wabah mutasi baru ini masuk ke kabupaten yang kita cintai ini,” tukasnya. (ije)

















