KAYUAGUNG, fornews.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) menyiapkan hotel kembar yang ada di area wisata Danau Teluk Gelam untuk mengantisipasi ledakan pasien akibat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagai PDP center. Puluhan kamar disiapkan untuk mengantisipasi ini baik untuk pasien maupun tenaga medis.
Bupati OKI, H Iskandar SE mengungkapkan, hal ini menjadi salah satu bentuk keseriusan Pemkab OKI dalam menanggulangi pandemi ini. Upaya percepatan penanggulangan ini juga dilakukan menyusul pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 terus bertambah.
Pantauan di lapangan, hotel kembar ini tengah dalam tahap renovasi dan informasi yang dihimpun, rehab ataupun renovasi ini akan selesai pada Juni nanti. Dijelaskannya, tempat perawatan terpadu ini dibuat agar fasilitas kesehatan yang ada seperti rumah sakit ataupun puskesmas tetap bisa melayani pasien seperti biasa.
Dengan begitu juga, lanjut Iskandar masyarakat ataupun pasien yang ingin berobat tidak merasa takut akan tertular virus ini. “Rumah Sakit itu nanti kita jadikan khusus untuk pasien rawat jalan dan rawat inap dan yang sifatnya bukan COVID. Untuk pasien COVID ada beberapa tingkatan itu berbeda perlakuannya,” kata Iskandar saat meninjau ODP Center di Teluk Gelam, Senin (18/05).
“Jadi ini sedang kita desain, nanti PDP pasien yang positif juga yang tanpa gejala atau ringan akan ditempatkan di PDP center ini. Sementara yang berat yang butuh penanganan alat teknis seperti ventilator itu nanti tempatnya baru di rumah sakit,” jelasnya.
“Ini agar memberikan kenyamanan terhadap pasien agar pasien umum merasa aman dan percaya bahwa saya berobat ke rumah sakit tidak akan tertular virus Corona. Makanya yang positif yang isolasi mandiri juga kita rekomendasikan untuk dialihkan atau diisolasi di sini,” tambahnya.
Masih kata Iskandar, pasien yang dirawat di ODP ataupun PDP center ini tidak akan dipungut biaya. “Jadi mereka datang tinggal bawa pakaian saja, makan ditanggung, obatnya, vitaminnya dan lainnya ditanggung dan diajak untuk hidup sehat,” pungkasnya.
Ditegaskannya, pelayanan di rumah sakit tidak boleh terhenti untuk itu, pihak Pemkab mengupayakan pembuatan PDP center ini. Selain PDP center, lanjut Iskandar fokus dari Pemkab OKI dan Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten OKI juga pada penanggulangan jenazah pasien COVID-19 dan kendaraan ambulan untuk membawa pasien COVID-19. (rif)

















